Optimalkan PAD, Bupati OKI Buka Ruang Kolaborasi dengan Akademisi

OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membuka kolaborasi akademik sebagai bagian dari strategi penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Komitmen tersebut ditandai melalui audiensi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Aprin Palembang bersama Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, Rabu (28/1/2026), di Kantor Bupati OKI.

Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab OKI dan STIE Aprin Palembang dalam mendorong perumusan kebijakan daerah berbasis riset dan kajian akademik, khususnya pada sektor optimalisasi PAD yang berkelanjutan dan berorientasi jangka panjang.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan akademik sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis.

“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan riset dan analisis akademik agar setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran, terukur, dan berdampak nyata. Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti STIE Aprin menjadi bagian penting dalam memperkuat perencanaan dan pengelolaan PAD,” ujar Muchendi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi diharapkan mampu melahirkan terobosan baru dalam menggali potensi pendapatan daerah, tanpa mengesampingkan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta keberlanjutan.

Sementara itu, Pakar Kehumasan STIE Aprin Palembang, Rulius Surahman, menilai audiensi tersebut sebagai momentum strategis bagi dunia akademik untuk berkontribusi lebih aktif dalam pembangunan daerah.

“Ini bukan sekadar audiensi formal. Kami melihat adanya ruang konkret bagi akademisi untuk terlibat langsung dalam penguatan kebijakan publik, terutama dalam optimalisasi PAD yang berbasis data dan riset,” ungkap Rulius.

Ia menambahkan, pendekatan kajian ilmiah diyakini dapat membantu pemerintah daerah dalam memetakan potensi ekonomi lokal secara lebih komprehensif dan terukur.

“Dengan dukungan riset yang tepat, potensi pendapatan Kabupaten OKI dapat digarap secara maksimal, terarah, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dalam audiensi tersebut, STIE Aprin Palembang diwakili oleh Dr. Yuliza (pakar ekonomi dan sumber daya manusia), Rulius Surahman (pakar kehumasan), Trisno Okonisator dan Umar Hendri, serta Salim Kosim.

.

Sementara dari Pemkab OKI, Bupati Muchendi didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Aris Panani, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) OKI H. Riswandi, serta Sari Dewi Naintina Septi yang mewakili Dinas Komunikasi dan Informatika serta Kesbangpol OKI.

Optimalkan PAD, Bupati OKI Buka Ruang Kolaborasi dengan Akademisi Read More »

Perluas Cakupan BPJS Gratis Bagi Warga, Bupati OKI Raih UHC Award 2026

OKI — Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam memperluas jaminan hak dasar layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bersinergi dengan BPJS Kesehatan, Pemkab OKI meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Pratama.

.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati OKI, H. Muchendi, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

.

Universal Health Coverage (UHC) merupakan program jaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, terjangkau, dan berkelanjutan tanpa hambatan biaya. Penilaian UHC mencakup tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), keaktifan peserta, serta ketepatan dan kelengkapan pembayaran iuran oleh pemerintah daerah.

.

Berdasarkan catatan BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ogan Komering Ilir per 1 Januari 2026 tercatat mencapai 81,85 persen dari total jumlah penduduk.

.

Sementara itu, cakupan kepesertaan PBPU Pemerintah Daerah, yakni pekerja sektor informal dan warga kurang mampu yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah telah mencapai 95,90 persen.

.

“Capaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh warga Ogan Komering Ilir telah terlindungi jaminan kesehatan, termasuk kelompok masyarakat kurang mampu yang didaftarkan dan dibiayai oleh pemerintah daerah,” ujar Yusfika, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ogan Komering Ilir.

.

Menurut Yusfika, keberhasilan mencapai UHC mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan seluruh warganya mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau. “Ini juga menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan,” kata dia.

.

Sementara itu, Bupati OKI H. Muchendi menegaskan bahwa capaian UHC merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga dukungan seluruh elemen masyarakat.

.

“Penghargaan ini adalah wujud nyata komitmen bersama dalam menempatkan kesehatan sebagai prioritas pembangunan serta memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Muchendi.

.

Ia menambahkan, meski telah mencapai cakupan hampir menyeluruh, Pemkab OKI berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan status UHC, tetapi juga terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memastikan keaktifan kepesertaan JKN, serta memperkuat layanan kesehatan primer agar semakin dekat dan mudah diakses masyarakat.

.

“Kami menyadari bahwa UHC bukan sekadar angka kepesertaan, melainkan tanggung jawab untuk memastikan layanan kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Muchendi.

.

Manfaat kehadiran JKN dirasakan langsung oleh Muslimin (55), warga Desa Ulak Jermun, Kecamatan Sirah Pulau Padang, OKI. Sejak beberapa tahun terakhir, Muslimin terdaftar sebagai peserta JKN yang iurannya ditanggung oleh Pemkab OKI.

.

Muslimin mengaku harus menjalani cuci darah secara rutin setelah didiagnosis mengalami gagal ginjal. “Awalnya saya sakit asam urat dan kolesterol sampai sulit berjalan. Saya sempat mengonsumsi obat pereda nyeri, dan lama-lama berdampak ke ginjal,” ujarnya.

.

Berkat kepesertaan JKN yang aktif, Muslimin dapat menjalani prosedur hemodialisa secara rutin tanpa terkendala biaya. “Alhamdulillah, saya sudah terlindungi JKN sehingga tidak lagi khawatir soal biaya pengobatan. Program ini benar-benar menolong hidup saya,” kata dia.

Perluas Cakupan BPJS Gratis Bagi Warga, Bupati OKI Raih UHC Award 2026 Read More »

Berkat JKN, Warga OKI Akses Layanan Kesehatan Gratis

#Pemkab Raih UHC Award 2026

OKI–Berkat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir kini dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya. Manfaat itu dirasakan Muslimin (55), warga Desa Ulak Jermun, yang rutin menjalani cuci darah setelah didiagnosis gagal ginjal. 

.

“Alhamdulillah, saya sudah terlindungi JKN sehingga tidak lagi khawatir soal biaya pengobatan. 

Program ini benar-benar menolong hidup saya,” ujarnya. 

Capaian ini sekaligus mengantar Pemkab OKI meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Pratama di tingkat nasional.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam memperluas jaminan hak dasar layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bersinergi dengan BPJS Kesehatan, Pemkab OKI menerima penghargaan UHC secara langsung dari Bupati OKI, H. Muchendi, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

Universal Health Coverage (UHC) merupakan program jaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, terjangkau, dan berkelanjutan tanpa hambatan biaya. 

Penilaian UHC mencakup tingkat kepesertaan JKN, keaktifan peserta, serta ketepatan dan kelengkapan pembayaran iuran oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan catatan BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ogan Komering Ilir per 1 Januari 2026 tercatat mencapai 81,85 persen dari total jumlah penduduk. Sementara itu, cakupan kepesertaan PBPU Pemerintah Daerah, yakni pekerja sektor informal dan warga kurang mampu yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah, telah mencapai 95,90 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh warga Ogan Komering Ilir telah terlindungi jaminan kesehatan, termasuk kelompok masyarakat kurang mampu yang didaftarkan dan dibiayai oleh pemerintah daerah,” ujar Yusfika, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ogan Komering Ilir.

Menurut Yusfika, keberhasilan mencapai UHC mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan seluruh warganya mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau. “Ini juga menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan,” kata dia.

Sementara itu, Bupati OKI H. Muchendi menegaskan bahwa capaian UHC merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Penghargaan ini adalah wujud nyata komitmen bersama dalam menempatkan kesehatan sebagai prioritas pembangunan serta memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Muchendi.

Ia menambahkan, meski telah mencapai cakupan hampir menyeluruh, Pemkab OKI berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan status UHC, tetapi juga terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memastikan keaktifan kepesertaan JKN, serta memperkuat layanan kesehatan primer agar semakin dekat dan mudah diakses masyarakat.

“Kami menyadari bahwa UHC bukan sekadar angka kepesertaan, melainkan tanggung jawab untuk memastikan layanan kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Muchendi.

Berkat JKN, Warga OKI Akses Layanan Kesehatan Gratis Read More »

Relawan Pramuka OKI Turun ke Agam, Bantu 250 Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor

OKI–Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Ogan Komering Ilir menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, wilayah yang dilanda longsor dan banjir dan menyebabkan puluhan korban jiwa.
.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung selama 23–26 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka Kwarcab OKI yang diwakili Kwartir Ranting Lempuing dan Kwartir Ranting Mesuji Raya. Rombongan berangkat langsung ke lokasi terdampak menggunakan satu unit bus dan satu mobil angkutan barang yang membawa logistik bantuan.
.
Sebanyak 10 anggota Penegak dan Pelatih Kwarcab OKI terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini. Mereka di antaranya Supriyanto, S.Pd, Idawati, S.Pd, Iwan Suwandi, S.Pd, dan Sri Susanti, S.Pd. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ketua Kwaran Lempuing Gusmara, S.Sos., M.M. serta Ketua Kwaran Mesuji Raya Siti Romlah, S.Pd. Ikatan Keluarga Minang (IKM) turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
.
Desa Tebo menjadi titik utama penyaluran bantuan. Berdasarkan data yang diterima tim relawan, bencana longsor dan banjir di Kecamatan Malalak berdampak pada sekitar 250 kepala keluarga. Peristiwa ini menelan korban jiwa sebanyak 19 orang, sementara satu korban hingga kini masih dalam proses pencarian.
.
Di sela penyaluran bantuan, Ketua Kwaran Lempuing Gusmara berdiskusi dengan masyarakat setempat. Ia menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi serta harapan agar warga dapat melalui masa pascabencana dengan baik.
.
“Kami datang membawa kepedulian dan berharap masyarakat diberi kekuatan. Semoga pascabencana ini dapat dilalui dengan lancar,” ujar Gusmara.
.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Malalak atas sambutan yang diberikan kepada para relawan. Menurutnya, penerimaan warga menjadi penyemangat bagi seluruh tim di lapangan.
.
Kwarcab OKI turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua KNPI atas petunjuk dan arahan yang diberikan sehingga kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan ini dapat berjalan dengan lancar.

Relawan Pramuka OKI Turun ke Agam, Bantu 250 Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor Read More »

Perkuat Disiplin ASN, Pemkab OKI Terapkan Absensi Digital

OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat disiplin dan integritas aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan sistem absensi berbasis aplikasi online. Kebijakan ini mulai diterapkan secara bertahap pada awal 2026 di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H Asmar Wijaya, saat memimpin Apel Bulanan Pemerintah Kabupaten OKI yang diikuti seluruh ASN, baik PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu, di halaman Kantor Bupati OKI, Senin (19/1/2026).
.
“Asistensi Bupati OKI, saat ini absensi berbasis aplikasi online sudah mulai diterapkan di beberapa OPD dan sedang dalam tahap pendataan untuk OPD lainnya. Melalui sistem ini, diharapkan disiplin dan integritas ASN di lingkungan Pemkab OKI semakin meningkat,” ujar Asmar.
.
Menurut dia, penerapan absensi digital bukan sekadar pembaruan sistem administrasi, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab. Disiplin ASN, kata Asmar, menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
.
Asmar juga menegaskan bahwa apel bulanan memiliki makna strategis, bukan hanya sebagai kegiatan seremonial. Apel menjadi sarana evaluasi dan penguatan komitmen ASN dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.
.
“Apel bulanan ini merupakan momentum untuk memperkuat komitmen kita sebagai aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir,” katanya.

Memasuki awal tahun 2026, Asmar kembali mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan disiplin sebagai sikap kerja yang menyeluruh, tidak terbatas pada kehadiran semata. Disiplin juga mencakup etos kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
.
“Disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu, tetapi juga bagaimana kita bekerja, bersikap, dan menyelesaikan tanggung jawab secara profesional,” ujarnya.
.
Ia menekankan bahwa seluruh ASN memiliki peran yang sama pentingnya dalam roda pemerintahan, tanpa memandang status kepegawaian. Profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan, menurut Asmar, merupakan tuntutan yang berlaku bagi seluruh ASN.
.
“Baik PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu, semuanya memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata dia.
.
Selain disiplin, Asmar menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa ASN pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat yang harus mampu menjawab harapan publik akan layanan yang cepat, tepat, ramah, dan transparan.
.
“Kepuasan masyarakat harus menjadi tolok ukur kinerja kita. Hindari sikap menunda pekerjaan, bersikap acuh, atau perilaku lain yang dapat merusak kepercayaan publik,” tegasnya.
.
Menutup sambutannya, Asmar mengajak seluruh ASN untuk menyambut tahun 2026 dengan semangat baru dan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
.
“Mari kita awali tahun ini dengan tekad yang kuat untuk bekerja lebih baik demi kemajuan Kabupaten Ogan Komering Ilir,” pungkasnya.

Perkuat Disiplin ASN, Pemkab OKI Terapkan Absensi Digital Read More »

Banjir Air Sugihan, Bupati OKI Upayakan Perbaikan Pintu Air dan Normalisasi Sungai

OKI,— Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi meninjau langsung kondisi banjir yang melanda Kecamatan Air Sugihan, Jumat (16/1/2025). Dalam kunjungan tersebut, Muchendi didampingi Dandim 0402 OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, Wakapolres OKI Kompol Harsono, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain memantau kondisi warga terdampak, Bupati Muchendi juga menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat yang rumahnya terendam banjir.

Dari hasil peninjauan, Muchendi menerima laporan kepala desa dan warga terkait kerusakan pintu air serta pendangkalan sungai yang memperparah genangan.

“Ada pintu air yang macet sehingga debit air tidak bisa dialirkan ke sungai. Ditambah lagi kondisi sungai yang sudah mengalami pendangkalan,” ujar Kepala Desa Banyu Biru, Susanto.

Sementara itu, Kepala Desa Kertamukti, Fadly, menyebutkan banjir yang merendam ratusan rumah warganya mulai berangsur surut. Namun, ia menjelaskan banjir kerap terjadi akibat tingginya curah hujan dan naiknya permukaan air sungai, terutama saat air laut pasang.

“Air di Air Sugihan ini naiknya perlahan. Kalau ditambah pasang laut, air masuk ke permukiman warga,” katanya.

Setelah mengecek langsung kondisi lapangan, Bupati Muchendi memastikan perbaikan pintu air akan segera dilakukan. Ia mencatat terdapat empat titik pintu air yang mengalami kerusakan.

“Tadi kita cek bersama, ada empat titik yang perlu diperbaiki. Untuk jalur 27 dan 29 akan ditangani PT Bumi Andalas Permai (BAP), sisanya oleh Pemda,” kata Muchendi, disambut tepuk tangan warga.

Selain perbaikan pintu air, Muchendi menegaskan pentingnya normalisasi kanal dan sungai sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir.

“Kita perlu normalisasi sungai. Di sini ada perusahaan, dan ini juga akan kita laporkan ke Balai Besar serta pihak terkait. Penanganan banjir harus dilakukan secara kolaboratif, tidak hanya mengandalkan APBD,” ujarnya.

Cek Infrastruktur Jalan

Di sela peninjauan banjir, Bupati OKI juga meninjau pembangunan jalan poros di Desa Kertamukti. Jalan sepanjang 1,1 kilometer tersebut dibangun dengan konstruksi cor beton.

“Sejak puluhan tahun tinggal di sini, baru kali ini jalannya dicor beton,” ujar Waluyo, warga Desa Kertamukti.

Meski belum terhubung sepenuhnya, ia mengaku jalan tersebut sangat membantu aktivitas warga, mulai dari ke pasar hingga ke sekolah.

Di Desa Nusantara, Muchendi juga meninjau Jalan Poros Nusantara–Bandar Jaya. Dari total 8 kilometer jalan, sekitar 4 kilometer dilaporkan rusak parah akibat terendam banjir.

“Kerusakan ini agar diusulkan melalui dana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana ke pemerintah pusat,” kata Muchendi kepada Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin.

Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Menutup kunjungannya, Bupati Muchendi mengingatkan masyarakat dan jajaran pemerintah untuk tetap waspada. Ia merujuk pada data BMKG yang menunjukkan intensitas hujan masih berpotensi meningkat hingga Februari.

“Meski air mulai surut, tetap waspada. Saya titip warga di sini kepada camat, kades, dan tenaga kesehatan agar kondisi 

kesehatannya dipantau. Anak-anak juga harus berhati-hati terhadap bahaya listrik saat banjir,” pesannya.

Muchendi berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat dapat meminimalkan dampak cuaca ekstrem.

“Antisipasi dan mitigasi harus dilakukan bersama-sama. Gotong royong, warga bantu warga, dan kita berdoa agar cuaca ekstrem ini segera normal kembali,” pungkasnya.

Banjir Air Sugihan, Bupati OKI Upayakan Perbaikan Pintu Air dan Normalisasi Sungai Read More »

Bupati OKI Terima Bantuan Darurat Banjir Senilai Rp395,4 Juta dari BNPB RI

OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki menerima kunjungan kerja sekaligus penyerahan bantuan dukungan logistik dan peralatan darurat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia (RI) di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Kamis(15/1) sebagai langkah strategis percepatan penanganan bencana banjir di wilayah yang terdampak.
.
​Dukungan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB RI, Dra. Andi Eviana, M.Si, didampingi staf Deputi, Bpk. Ronald Ilyas. Turut hadir mendampingi dalam prosesi tersebut, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Sudirman SKM., M.Si didampingi juga Kepala Seksi Penanganan Pengungsi BPBD PROV SUMSEL, Febri Haryadi, SAP. M.Si.
.
​Dalam kesempatannya, Dra. Andi Eviana menekankan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
.
​”Kami hadir membawa amanah untuk memastikan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten OKI mendapatkan dukungan logistik yang layak. Kecepatan distribusi adalah kunci agar beban warga dapat segera dituntaskan,” ujar Eviana.
.
​Dukungan senilai total Rp395.440.000 tersebut mencakup 2 set perahu karet dan mesin 25 PK, pemenuhan kebutuhan dasar berupa 200 paket sembako, 100 lembar matras, 100 lembar selimut, serta 50 paket hygiene kit untuk menjaga kesehatan pengungsi. Selain itu, guna mendukung tempat perlindungan sementara, diserahkan pula 100 lembar terpal dan 50 unit kasur lipat.
.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bahan pangan, tetapi juga peralatan taktis untuk menunjang operasional di lapangan.
.
​”Peralatan yang kami serahkan, seperti dua set perahu karet lengkap dengan mesin 25 PK, diharapkan dapat memperkuat armada BPBD OKI dalam melakukan evakuasi di titik-titik yang sulit dijangkau,” tambahnya.
.
​Sementara itu, Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran BNPB RI atas respon cepat dan dukungan nyata yang diberikan kepada Kabupaten OKI.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat OKI, kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB. Bantuan senilai lebih dari Rp395 juta ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang saat ini tengah berjuang menghadapi musibah banjir,” ungkap Muchendi.
.
Muchendi menambahkan bahwa pemerintah daerah juga telah bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada masyarakat di empat kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, dan Air Sugihan.
.
“Berdasarkan data lapangan per tanggal 15 Januari 2026, pemda telah menyalurkan bantuan logistik dengan total 514 paket sembako, serta perlengkapan pengungsian berupa 30 unit tenda gulung, 30 paket family kit, 32 paket kids ware, 30 paket sandang anak, 30 paket sandang dewasa, 30 lembar selimut, 40 unit kasur, serta 80 paket makanan anak,” jelasnya.
.
Selain bantuan kebutuhan dasar, Muchendi juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan dan menyalurkan bantuan benih pertanian bagi petani di wilayah terdampak banjir sebagai langkah pemulihan ekonomi dan percepatan masa tanam pascabanjir.
.
“Kami memastikan seluruh bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah derah, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran. Tidak hanya untuk kebutuhan darurat, tetapi juga untuk membantu petani agar segera bangkit dan kembali berproduksi,” tegas Muchendi.

Bupati OKI Terima Bantuan Darurat Banjir Senilai Rp395,4 Juta dari BNPB RI Read More »

Melepas dengan Haru, Menyambut dengan Harapan: OKI Gelar Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri

OKI — Suasana haru dan penuh keakraban menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (15/1/2026), dalam acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKI. Acara ini menandai pelepasan H. Sumantri, S.H., M.H. yang mendapat promosi sebagai Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, sekaligus penyambutan Kajari OKI yang baru, I Gede Widhartama, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kajari Minahasa Utara

H. Sumantri, S.H., M.H. yang mulai bertugas di Kabupaten OKI sejak 27 Juli 2025, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jajarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah institusi kejaksaan dalam setiap pengabdian. “Jagalah nama baik institusi. Jaga institusi kejaksaan yang telah membesarkan nama Anda. Di mana pun kita bertugas, nama institusi harus tetap menjadi yang utama,” pesannya dengan suara bergetar.

Dalam kesempatan tersebut, Sumantri juga menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda OKI. “Saya pribadi meminta maaf apabila selama bertugas ada kesalahan, khususnya kepada Bapak Bupati dan seluruh Forkopimda beserta jajaran. Terima kasih atas kerja sama yang sangat baik selama saya menjabat sebagai Kajari OKI,” ucapnya.

Sementara itu, Kajari OKI yang baru, I Gede Widhartama, S.H., M.H., dalam sambutan perdananya menyampaikan harapan besar untuk melanjutkan dan memperkuat sinergi yang telah terbangun. “Saya memohon izin agar dapat diterima menjadi bagian dari Forkopimda OKI. Mudah-mudahan ke depan kami bersama seluruh staf dapat menyusun program-program penegakan hukum yang semakin bersinergi di Kabupaten OKI,” tuturnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjalin kerja sama erat dengan seluruh pemangku kepentingan. “Penegakan hukum tidak bisa berjalan sendiri. Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Forkopimda dan seluruh elemen pemerintah daerah demi terciptanya keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat OKI,” tambahnya.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, dalam sambutannya mengungkapkan kesan mendalam terhadap kepemimpinan H. Sumantri, meskipun masa tugasnya terbilang singkat. “Rasanya baru kemarin Bapak Sumantri datang dalam rangka perkenalan. Walaupun waktunya hanya lima bulan, hubungan Forkopimda terasa sangat dekat. Beliau ini sungguh sangat berkesan, khususnya bagi saya, istri, dan seluruh jajaran Pemkab OKI,” ungkap Muchendi.

Menurut Bupati, selama masa tugas tersebut, Kejari OKI menunjukkan kinerja yang serius dan berdampak nyata. “Dalam waktu yang singkat ini, semua bekerja sangat serius. Kami telah bekerja sama dengan Kejari OKI dalam pengamanan aset, baik bergerak maupun tidak bergerak. Bahkan, ada kontribusi nyata dalam meningkatkan pendapatan daerah Kabupaten OKI,” jelasnya.

Mengakhiri sambutan, Bupati Muchendi menyampaikan doa dan harapan bagi pejabat lama dan baru. “Kami doakan Bapak Sumantri dan keluarga semakin bahagia dan sukses di tempat yang baru. Selamat datang kepada Bapak Gede, mudah-mudahan sinergi Pemda dan Kejari OKI terus diperkuat, sehingga kita semua dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat OKI,” pungkasnya.

Melepas dengan Haru, Menyambut dengan Harapan: OKI Gelar Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Read More »

Bupati OKI Pimpin Apel HDN, Momentum Perkuat Peran dan Pelayanan Desa

OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki memimpin Apel Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) Tingkat Kabupaten OKI Tahun 2026 yang dipusatkan di Halaman Kantor Camat Kota Kayuagung, Kamis (15/1).
.
Muchendi menegaskan bahwa peringatan Hari Desa Nasional merupakan momentum strategis untuk memperkuat kembali peran desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional serta meningkatkan pelayanan desa.
.
​”Desa adalah fondasi utama pembangunan negara kita. Kami mengajak seluruh perangkat desa untuk menyamakan niat dalam meningkatkan pelayanan seperti kemajuan infrastruktur, perekonomian, hingga keamanan,” ujar Muchendi.
.
​Selain menekankan peran strategis desa, Muchendi juga menyoroti sinergitas antara pemerintah desa dengan program-program strategis dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
.
“Beberapa poin utama yang ditekankan meliputi ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, penurunan angka stunting, penguatan data desa yang akurat, hingga pengawasan program makan bergizi gratis hingga pengembangan Koperasi Merah Putih demi meningkatkan ekonomi masyarakat” tambahnya.
.
Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu di awal tahun 2026, Muchendi juga memberikan perhatian khusus pada aspek keselamatan warga, terutama bagi desa-desa yang berada di sepanjang bantaran sungai di wilayah Kecamatan Kayuagung.
.
​”Menurut laporan BMKG, kondisi cuaca saat ini belum bisa diprediksi membaik dengan curah hujan yang masih tinggi. Saya menghimbau perangkat desa untuk aktif mengingatkan warga, menjaga anak-anak dan keluarga, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai langkah antisipasi bencana di lingkungan masing-masing,” tegas Muchendi.

Bupati OKI Pimpin Apel HDN, Momentum Perkuat Peran dan Pelayanan Desa Read More »

Banjir OKI Mereda, Pemkab Tetap Siaga, Layanan Kesehatan Jadi Prioritas

OKI — Banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas warga di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mulai berangsur surut. Penurunan debit air terlihat di beberapa desa terdampak, khususnya di Kecamatan Lempuing, sehingga memungkinkan warga kembali ke rumah dan memulai proses pembersihan lingkungan.
.
Pantauan di Desa Tebing Suluh menunjukkan ketinggian air menurun signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meski masih terdapat genangan di sejumlah titik, kondisi dinilai lebih terkendali.
.
“Sabtu lalu air setinggi dada orang dewasa, sekarang sudah jauh surut,” ujar Trisno, warga Desa Tebing Suluh.
.
Kondisi serupa terjadi di Desa Sumber Makmur. Sebanyak 30 kepala keluarga yang sebelumnya mengungsi di SDN 1 Sumber Makmur telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.
.
“Mereka sudah kembali ke rumah masing-masing dan mulai membersihkan lingkungan,” kata Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin.
.
Seiring surutnya banjir, Pemerintah Kabupaten OKI mengalihkan fokus penanganan dari evakuasi darurat ke pemulihan pascabanjir, terutama pada aspek kesehatan masyarakat. Bupati OKI H. Muchendi menegaskan, fase pascabanjir justru memiliki risiko kesehatan yang tidak kalah besar.
.
“Surutnya banjir menandai fase baru penanganan bencana, yakni pemulihan pasca genangan,” ujar Muchendi saat meninjau Desa Cahya Tani, Lempuing.
.
Ia mengingatkan, paparan air kotor, lingkungan lembap, serta sanitasi yang belum sepenuhnya pulih berpotensi memicu penyakit kulit, infeksi, hingga gangguan kesehatan lain, terutama pada anak-anak dan lanjut usia.
.
Kepala Desa Cahya Tani, Yasin, mengatakan sejumlah warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan ringan. “Ada warga yang mengeluh gatal-gatal, tapi sudah dilayani tenaga kesehatan. Sebagian warga lainnya sudah kembali beraktivitas normal,” ujarnya.
.
Merespons kondisi tersebut, Bupati Muchendi meminta layanan kesehatan tetap siaga dan hadir langsung di wilayah terdampak. Tenaga medis diminta melakukan pemeriksaan dasar, memantau kelompok rentan, serta menyediakan obat-obatan sesuai kebutuhan.
.
“Warga jangan menunggu sakit parah. Jika ada keluhan, segera datang ke pos kesehatan,” kata Muchendi.
.
Selain kesehatan, pemerintah daerah juga memantau dampak banjir terhadap infrastruktur dan fasilitas umum. Sejumlah jembatan gantung, sekolah, rumah ibadah, serta sekitar 595 hektare persawahan dilaporkan terdampak.
.
“Ada jembatan gantung menuju area persawahan yang sempat terdampak, alat elektronik sekolah rusak, serta ratusan hektare sawah terendam,” ujar Yasin.
.
Bupati Muchendi memastikan pemerintah akan melakukan langkah perbaikan secara bertahap. Untuk sawah yang terancam gagal panen (fuso), pemerintah daerah akan mengganti benih padi agar petani dapat kembali menanam.
.
Di akhir kunjungannya, Bupati mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan air konsumsi layak, serta segera membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir.
.
“Pemulihan hanya akan berhasil jika dilakukan bersama, dengan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kesehatan,” ujarnya.

Banjir OKI Mereda, Pemkab Tetap Siaga, Layanan Kesehatan Jadi Prioritas Read More »

Scroll to Top