Keberagaman Budaya Indonesia Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di OKI

Puluhan pemuda pemudi berbagai suku di Indonesia berkumpul di halaman kantor Bupati OKI, Senin, (28/10/25) Mengenakan pakaian adat dari masing-masing daerah, mereka begitu antusias mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda.

Ada yang dari Papua, Makassar, Lampung, Bali, Jawa, Kalimantan, Palembang, Medan, dan lainnya. Pakaian adat warna-warni dan beragam corak serta bentuk itu, membuat upacara Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini begitu meriah.

Bertindak sebagai pembina upacara Wakil Bupati OKI Supriyanto yang membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga, disampaikan bahwa tantangan zaman boleh berubah, namun semangat juang pemuda harus tetap menyala. “Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” Ujar Wabup Supriyanto

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa generasi muda Indonesia dituntut untuk memiliki semangat patriotik, gigih, dan empati terhadap sesama. “Kita butuh pemuda yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang. Kalian bukan pelengkap sejarah, tetapi penentu sejarah berikutnya,” ucapnya mengutip pesan Menpora.

Pemerintah Kabupaten OKI sendiri terus mendorong peran aktif pemuda dalam berbagai bidang pembangunan. Melalui kegiatan kepemudaan, pendidikan, dan kewirausahaan, Pemkab berupaya menumbuhkan semangat kolaborasi dan inovasi di kalangan generasi muda agar mampu berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa.

Upacara diakhiri dengan pembacaan ikrar Sumpah Pemuda oleh perwakilan peserta dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan gotong royong harus senantiasa dijaga, sebagai warisan perjuangan yang diwariskan oleh para pemuda pendiri bangsa.

Keberagaman Budaya Indonesia Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di OKI Read More »

Pelayanan Terpadu Pemkab OKI: Cepat, Dekat, Bikin Warga Bahagia

OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan Pelayanan Terpadu, warga Kecamatan Mesuji Raya kini dapat mengurus berbagai keperluan administrasi dan layanan kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke pusat kabupaten.

Suasana di Balai Kecamatan Mesuji Raya sejak pagi tampak ramai. Warga berbondong-bondong datang membawa berkas kependudukan, sebagian lainnya antre di tenda pelayanan kesehatan. Senyum dan obrolan ringan terdengar di antara petugas dan warga yang dilayani.

Siti Rahmah (42), warga Desa Balian Makmur, menjadi salah satu yang paling antusias. Ia berhasil memperbaiki data kependudukan sekaligus mendaftar BPJS Kesehatan hanya dalam satu kali kunjungan.

“Biasanya kalau mau urus KK atau BPJS harus ke Kayuagung, jauh dan keluar ongkos. Sekarang bisa di sini, cepat dan pelayanannya ramah,” ujarnya sambil menunjukkan kartu keluarga barunya.

Hal senada disampaikan oleh Rudi Hartono (35), warga desa Embacang Permai. Ia datang sejak pagi untuk mengurus akta kelahiran anaknya.

“Biasanya harus cuti kerja kalau mau ke kabupaten. Sekarang cukup datang ke Kecamatan, semua beres dalam hitungan jam. Sangat membantu kami warga kecil,” katanya dengan nada lega.

Selain layanan administrasi, masyarakat juga memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis yang disediakan. Ahmad Fauzi (50), warga Mataram Jaya, mengaku senang bisa memeriksa tekanan darah dan mendapat penjelasan seputar manfaat BPJS Kesehatan.

“Cukup pakai KTP saja sudah bisa dilayani gratis. Petugasnya juga sabar dan menjelaskan dengan detail,” ujarnya.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menegaskan bahwa program pelayanan terpadu merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan publik yang cepat dan dekat dengan masyarakat.

“Tujuan kita hari ini adalah melayani masyarakat. Warga Mesuji Raya tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kayuagung hanya untuk urusan administrasi,” ujar Muchendi saat membuka kegiatan, Senin (27/10).

Ia menambahkan, Pemkab OKI akan terus memperluas jangkauan layanan terpadu ke wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pelayanan.

“Ke depan, kami upayakan agar pelayanan administrasi di kecamatan tetap berjalan meski kegiatan terpadu sudah selesai, sehingga seluruh masyarakat OKI mendapat kemudahan yang sama,” katanya.

Pelayanan Terpadu Pemkab OKI: Cepat, Dekat, Bikin Warga Bahagia Read More »

Akses Tol Mataram Jaya Masuki Tahap Persiapan, Pemkab OKI Libatkan Warga

OKI — Pembangunan akses tol Mataram Jaya di Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mulai memasuki tahap persiapan dan sosialisasi kepada warga. Proyek ini diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah timur OKI dan mempercepat mobilitas ekonomi lintas kabupaten.

Asisten I Setda OKI sekaligus Ketua Tim Persiapan, H. Alamsyah, mengatakan sosialisasi pengadaan tanah saat ini sedang berlangsung.

“Saat ini sudah masuk tahap persiapan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk pembangunan akses jalan tol Mataram Jaya di Kabupaten OKI tengah dilaksanakan,” ujarnya, Senin (27/10).

Lahan yang dibutuhkan jelas Alamsyah mencapai 16 hektar, berlokasi di Desa Mataram Jaya. Tahapan proyek terangnya meliputi perencanaan, persiapan pengadaan tanah Oktober–November 2025, dengan perkiraan waktu pengadaan satu tahun dan pembangunan fisik tiga tahun.

Pembangunan akan dilakukan PT Hutama Karya setelah lahan siap.

“Pekerjaan konstruksi bisa dimulai segera setelah lahan siap,” kata Alamsyah.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menilai proyek ini penting untuk pemerataan ekonomi.

“Pembangunan akses tol Mataram Jaya membuka konektivitas baru bagi wilayah lintas timur OKI. Ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi jembatan menuju pemerataan ekonomi,” ujarnya.

Muchendi menekankan proses sosialisasi dan pembebasan lahan harus transparan dan menguntungkan warga.

“Kita ingin semua proses adil. Tidak boleh ada pihak yang dirugikan, tapi ganti untung harus jelas dan sesuai aturan,” tegasnya.

Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa menjembatani komunikasi warga dengan pelaksana proyek.

“Dengan komunikasi yang baik, proyek ini bisa berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” tutup Muchendi.
Warga menyambut positif. Wayan Eko (50) dari Desa Mataram Jaya berharap akses ke pusat kabupaten dan Palembang lebih cepat.

“Proses ganti rugi lahan harus jelas dan sesuai aturan,” ujarnya.

Senada, Wayan Sakti dari Desa Balian Makmur menambahkan, “Semoga pembangunan ini membawa kemajuan. Asal komunikasi terbuka, masyarakat pasti mendukung.”

Akses Tol Mataram Jaya Masuki Tahap Persiapan, Pemkab OKI Libatkan Warga Read More »

Layanan Naik Kelas, RSUD Kayuagung Hadirkan E-Parking dan Deteksi Dini Kanker Serviks

Kayuagung, 24 Oktober 2025 — RSUD Kayuagung terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Dua inovasi baru resmi diluncurkan, yakni E-Parking (parkir elektronik) dan Layanan Rujukan Lesi Pra-Kanker Serviks. Kehadiran layanan ini menjadi langkah nyata rumah sakit menuju pelayanan yang modern, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.

Direktur RSUD Kayuagung, dr. Tito Aristian, mengatakan bahwa peluncuran dua layanan tersebut merupakan tindaklanjut dari komitmen Bupati OKI, H. Muchendi untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“E-Parking menghadirkan sistem parkir yang tertib, aman, dan efisien, sementara layanan deteksi dini kanker serviks bertujuan melindungi kesehatan organ reproduksi perempuan,” ujarnya, Jumat (24/10).

Menurut dr. Tito, inovasi ini tidak hanya sebatas pembaruan fasilitas, tetapi juga bagian dari transformasi menyeluruh RSUD Kayuagung untuk menjadi rumah sakit yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami menindaklanjuti komitmen Bapak Bupati agar masyarakat merasakan langsung perubahan positif di RSUD Kayuagung, baik dari segi kenyamanan berkunjung maupun dari aspek pelayanan medis yang lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Peluncuran inovasi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Mewakili Bupati OKI, Sekretaris Daerah H. Asmar Wijaya menilai langkah RSUD Kayuagung sejalan dengan komitmen daerah dalam mewujudkan pelayanan publik berbasis digital dan kesehatan yang inklusif.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, kami menyampaikan apresiasi atas dua terobosan penting ini. Inovasi ini adalah bukti nyata komitmen kita menghadirkan pelayanan publik yang modern, cepat, dan akuntabel,” kata Asmar.

Asmar menjelaskan, penerapan sistem E-Parking bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagian dari reformasi tata kelola pelayanan publik di lingkungan rumah sakit.

“Sistem ini meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan parkir sekaligus memudahkan masyarakat yang datang berobat maupun berkunjung. Ini langkah kecil tapi berarti dalam mewujudkan Smart City di Kabupaten OKI,” ujarnya.

Fokus pada Kesehatan Perempuan

Sekda juga menyoroti pentingnya layanan deteksi dini kanker serviks sebagai upaya perlindungan terhadap kesehatan perempuan.

“Kanker serviks masih menjadi penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia, padahal bisa dicegah jika terdeteksi lebih awal. Kehadiran layanan ini sangat strategis untuk meningkatkan kesadaran dan akses masyarakat terhadap kesehatan reproduksi,” jelasnya.

Ia berharap RSUD Kayuagung terus menjadi rumah sakit rujukan yang tangguh dan adaptif di era digital.

“Kedua program ini hasil sinergi pemerintah daerah, tenaga medis, dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga inovasi ini menginspirasi unit pelayanan lainnya di OKI untuk terus berinovasi dan berbenah,” pungkasnya.

Menutup kegiatan, H. Asmar menegaskan bahwa RSUD Kayuagung merupakan wajah pelayanan publik Pemkab OKI di bidang kesehatan.

“Pelayanan rumah sakit adalah cerminan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran RSUD Kayuagung untuk menjaga profesionalisme dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya.

Layanan Naik Kelas, RSUD Kayuagung Hadirkan E-Parking dan Deteksi Dini Kanker Serviks Read More »

Hari Santri, Bupati OKI Serukan Santri Jadi Agen Perubahan Berilmu dan Berakhlak

OKI—Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki memimpin langsung upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten OKI yang digelar di Pondok Pesantren As Siddiqiah, Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya, Selasa (22/10). Upacara tersebut diikuti oleh para santri, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta jajaran Forkopimda OKI dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan.
.
Mengusung tema “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, Bupati OKI, Muchendi menekankan pentingnya peran santri di era modern untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif membangun bangsa.
.
“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadilan,” ujar Muchendi.
.
Lebih lanjut, Muchendi menyampaikan bahwa penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merupakan wujud penghargaan terhadap jasa besar para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
.
“Tanggal 22 Oktober merujuk pada lahirnya Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari. Resolusi ini membangkitkan semangat perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan dan menjadi cikal bakal peristiwa heroik 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan,” ungkap Muchendi.
.
Hari Santri tahun 2025 memiliki makna yang istimewa karena bertepatan dengan satu dekade penetapan Hari Santri oleh pemerintah.
.
“Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Selama itu kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan. Dari pesantren lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” pungkasnya.
.
Di akhir amanatnya, Muchendi berpesan agar para santri terus menanam ilmu, menjaga akhlak, menghormati guru dan kiai, serta mencintai tanah air.
.
“Santri masa kini tidak hanya harus menguasai kitab kuning, tetapi juga teknologi dan bahasa dunia. Dunia digital adalah ladang dakwah baru bagi santri, mari kita terus mengawal Indonesia yang merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadilan,” tutupnya.

Hari Santri, Bupati OKI Serukan Santri Jadi Agen Perubahan Berilmu dan Berakhlak Read More »

PKK, Mitra Strategis Pemerintah Berdayakan Keluarga

SP Padang — Peran Tim Penggerak PKK bukan sekadar pendamping, tetapi merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pembangunan desa. Hal itu disampaikan Bupati Muchendi saat menghadiri Kunjungan Kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI dalam rangka kegiatan Supervisi, Pembinaan, Evaluasi, dan Monitoring (SPEM) 10 Program Pokok PKK di Kecamatan SP Padang, yang dipusatkan di Desa Penyandingan.

“Peran Tim Penggerak PKK bukan sekadar pendamping, tetapi merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pembangunan desa,” Ujar Bupati OKI H. Muchendi, Selasa (21/10/25)

Lebih lanjut, Bupati Muchendi menyampaikan tiga pesan penting kepada jajaran pengurus PKK di tingkat kecamatan dan desa. Pertama, peran ibu bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga mitra strategis para suami dalam menjalin silaturahmi dan mendukung kinerja pemerintah di tingkat akar rumput. Menurutnya, sering kali peran ibu lebih kuat dalam menjaga hubungan sosial antarwarga dan mempererat komunikasi di tengah masyarakat.

“Kadang ikatan ibu-ibu justru lebih kuat daripada bapak-bapak, karena ibu-ibu ini bisa menjalin silaturahmi, bertukar pikiran, dan ikut membangun desa,” ujar Bupati Muchendi. Ia berharap, melalui momen kunjungan PKK ini, hubungan antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa semakin erat, sehingga program-program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Pesan kedua, Bupati Muchendi mengajak ibu-ibu PKK untuk menghidupkan Gerakan Pekarangan Pangan Lestari melalui pemanfaatan lahan pekarangan, seperti menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman hidroponik. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menghemat pengeluaran rumah tangga dan memberi contoh nyata bagi masyarakat. “Sekecil apa pun lahan yang dimiliki, bisa dimanfaatkan. Ibu-ibu PKK harus jadi promotor gerakan menanam di rumah,” tegasnya.

Selanjutnya, Bupati Muchendi menyoroti pentingnya pemberdayaan pelaku UMKM di tingkat desa dan kecamatan. Ia meminta PKK turut berperan aktif dalam mengidentifikasi potensi masyarakat yang memiliki usaha kecil agar bisa dibina dan mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. “Kami ingin bantuan UMKM ini tepat sasaran, bukan itu-itu saja yang mendapatkannya. Ibu-ibu PKK bisa jadi mata dan telinga untuk melihat siapa yang benar-benar potensial di desanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Hj. Ike Meilina Muchendi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan SPEM merupakan agenda rutin PKK Kabupaten OKI sekaligus bagian dari program nasional PKK. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan 10 Program Pokok PKK terlaksana dengan baik hingga ke tingkat desa, serta sejalan dengan program kerja Bupati dan Wakil Bupati OKI. “PKK adalah mitra strategis pemerintah. Tugas ibu-ibu Ketua PKK di desa dan kecamatan sama pentingnya dengan Kepala Desa, karena bersama-sama menjalankan program pemerintah,” ujar Hj. Ike Meilina.

Ia menegaskan, PKK Kabupaten OKI akan terus melakukan pembinaan, pendampingan, dan evaluasi secara rutin agar seluruh pengurus PKK di kecamatan dan desa dapat menjalankan programnya secara optimal. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa semangat gotong royong dan pemberdayaan keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat OKI yang sejahtera,” tutupnya.

PKK, Mitra Strategis Pemerintah Berdayakan Keluarga Read More »

Koperasi Merah Putih Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Desa di OKI

Teluk Gelam, OKI — Kabupaten OKI Turut serta dalam acara Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih se-Indonesia, acara ini digelar secara serentak nasional dan dipusatkan dipusatkan di Bekasi dan untuk di OKI digelar di Desa Mulya Guna, Kecamatan Teluk Gelam, Jumat (18/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM RI yang memimpin langsung acara tersebut secara virtual.

Mewakili Bupati Ogan Komering Ilir, Asisten Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda OKI, Muhammad Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum penting dalam menggerakkan ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan.

“Acara ini bukan sekadar seremonial semata, tetapi menjadi simbol awal dari semangat baru kita semua dalam membangun ekonomi masyarakat desa,” ujar Muhammad Lubis.
“Koperasi adalah wadah gotong royong di mana semua ikut berperan, saling bantu, dan hasilnya bisa dinikmati bersama-sama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Lubis berharap keberadaan Koperasi Merah Putih dapat menjadi pusat ekonomi masyarakat desa, yang mampu menampung hasil produksi lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.

“Pembangunan gerai dan pergudangan ini diharapkan bisa menjadi pusat ekonomi masyarakat desa. Di sini warga bisa menyalurkan hasil produksi, bahkan mengembangkan usaha baru untuk membuka lapangan kerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf. Gunawan Wibisono menekankan pentingnya peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Semoga kehadiran koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Dandim Gunawan.

“Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kerja sama semua pihak melalui koperasi yang profesional, kita wujudkan Kabupaten OKI yang hebat dan kuat,” lanjutnya.

Dandim Gunawan juga menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa dari tingkat desa.

“Koperasi ini adalah bentuk nyata semangat kemandirian ekonomi bangsa. Kita mulai dari desa, kita kuatkan dari rakyat,” tegasnya.

Kegiatan peletakan batu pertama ini menjadi awal baru bagi masyarakat Desa Mulya Guna dan Kabupaten OKI dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Dengan dukungan semua pihak, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi wadah produktif yang menumbuhkan usaha mikro, memperkuat ketahanan ekonomi desa, serta mewujudkan semangat ‘OKI Hebat dan Kuat’.

Koperasi Merah Putih Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Desa di OKI Read More »

Duta Canting Kencana OKI Dorong Gen Z Jadi Agen Perubahan Cegah Stunting

OKI—Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Grand Final Pemilihan Duta Canting Kencana Kabupaten OKI Tahun 2025 di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OKI, Kamis (16/10). Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi dan karantina selama empat hari, yang diikuti oleh 22 finalis remaja utusan dari 24 sekolah se-Kabupaten OKI.
.
Mengusung tema “Cetak Generasi Emas Bebas Stunting”, kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan generasi muda yang peduli terhadap isu kependudukan dan kesehatan, khususnya dalam pencegahan stunting sejak dini. Selain itu, acara ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan 22 Remaja Forum GenRe (Generasi Berencana) Kabupaten OKI Tahun 2025.
.
Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki dalam arahannya menegaskan bahwa pembentukan Duta Canting Kencana bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam mendukung program nasional penurunan stunting.
.
“Kita ingin apa yang dibentuk hari ini benar-benar memberikan manfaat nyata, bukan sekadar simbol. Duta Canting Kencana ini harus menjadi ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat dan membantu pemerintah daerah mengentaskan stunting,” ungkap Muchendi.
.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program dan pemberdayaan seluruh peserta, baik yang terpilih sebagai duta maupun yang belum berhasil.
.
“Semua peserta harus diberdayakan. Mereka sudah dibekali ilmu, tinggal bagaimana kita menyiapkan programnya agar benar-benar berjalan. Duta yang terpilih harus menjadi role model dan komunikator muda pemerintah di sekolah dan lingkungan sekitarnya,” tegasnya.
.
Muchendi berharap, para Duta Canting Kencana dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada pelajar, bahkan hingga tingkat sekolah dasar.
.
“Pemanfaatan media sosial juga diharapkan menjadi salah satu strategi efektif dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukatif seputar gizi, kesehatan, dan kependudukan,” tutupnya.
.
Sementara itu, Sekretaris DPPKB OKI, Hj. Endang Kartika Hardiana dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di daerah.
.
“Tujuan umum kegiatan ini adalah terwujudnya generasi emas bebas stunting dengan melibatkan peran aktif remaja sebagai konselor sebaya,” ujar Endang.
.
Ia menambahkan, karantina finalis telah dilaksanakan sejak 13 hingga 16 Oktober di Hotel Dinesti Resort Kayuagung, dengan berbagai materi edukatif, mulai dari Kesehatan Reproduksi Remaja, Gizi Seimbang, Sekolah Siaga Kependudukan, hingga Public Speaking.
.
“Para finalis tidak hanya dilatih menjadi figur inspiratif, tetapi juga dibekali pengetahuan agar mampu menjadi agen perubahan dalam pencegahan stunting dari hulu,” tambahnya.

Duta Canting Kencana OKI Dorong Gen Z Jadi Agen Perubahan Cegah Stunting Read More »

Bupati OKI Lepas 250 Atlet Menuju Porprov XV Muba, Koni Target Masuk 5 Besar

OKI — Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi melepas ratusan kontingen Kabupaten OKI untuk berlaga pada ajang Porprov Sumsel XV di Musi Banyuasin tanggal 18 sampai 31 oktober 2025.
.
Dalam sambutannya Bupati Muchendi berpesan agar pendamping, official melayani kebutuhan para atlit yang bertanding mengharumkan nama Kabupaten OKI.
.
“Saya titipkan para atlit-atlit kita ini agar di perhatikan kondisinya selama mengikiti Porprov di Musi Banyuasin agar bisa fokus mengikuti pertandingan dengan membawa hasil yang terbaik,Mereka selama di sana cukup lama semoga dapat perhatian khusus, jangan sampai ada atlit-atlit yang mencari kebutuhannya sendiri,” ucapnya.
.
Muchendi menegaskan Porprov ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi, ajang pembinaan, dan wadah untuk menumbuhkan semangat persaudaraan serta kebanggaan daerah melalui olahraga setiap dua tahun sekali.
.
“Perlu di inggat hari ini adalah hari yang bersejarah bagi kita semua untuk membuktikan bahwa kita ini sebagai pejuang sebagai petarung yang di titipkan nama besar kabupaten ogan komering ilir.Untuk mencapai prestasi yang telah kita canangkan ini butuh perjuangan yang keras, ” kata Muchendi dalam sabutannya di Ruang Rapat Bende Seguguk Pemkab OKI, (16/10/25).
.
Sememtara itu Ketua KONI Kabupaten OKI. Agus Hasan mengatakan Kita optimis masuk 5 besar karena pembinaan, persiapan dan latihan yang sudah dilakukan jauh hari dengan dukungan penuh dari Pemkab OKI membuat faktor kunci kontigen OKI yakin bisa mencapai target tersebut Para atlit berangkat dengat satu tekat yakni bertanding dan meraih prestasi setinggi-tingginya dengan cara yang terhormat.
.
“Tahun ini, Kabupaten Ogan Komering Ilir mengirimkan 250 atlet dan 60 pelatih dari 26 cabang olahraga yang akan berjuang membawa nama baik Kabupaten OKI. Saya tahu, di balik angka itu ada semangat, kerja keras, dan dedikasi yang luar biasa dari para atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung,” pungkasnya.

Bupati OKI Lepas 250 Atlet Menuju Porprov XV Muba, Koni Target Masuk 5 Besar Read More »

Pemkab OKI Libatkan Gen Z untuk Cegah Stunting

OKI — Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Supriyanto, menegaskan pentingnya peran remaja dalam upaya pencegahan stunting sejak dini. Hal ini disampaikannya saat Audiensi Duta Canting Kencana yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Ruang Rapat Bupati OKI,(15/10/25).
.
Dalam sambutannya, wakil Bupati OKI. Supriyanto menyampaikan bahwa persoalan stunting menjadi salah satu isu penting yang harus dicegah sejak dini.
.
“Hal yang terlihat mudah sering kali sulit direalisasikan. Dulu, di era tahun 80-an, kami tidak mengenal istilah stunting. Namun di masa sekarang, kita harus lebih fokus pada pencegahan dari hulu sampai ke hilir, dimulai dari pemberian pemahaman kepada remaja agar menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
.
Dia menambahkan bahwa pembinaan melalui pendidikan dan kegiatan positif seperti Duta Canting Kencana merupakan bekal berharga bagi para remaja untuk membangun masa depan yang lebih baik.
.
“Generasi emas 2045 tidak akan terwujud secara instan. Ada proses panjang, perjuangan, bahkan fase tidak nyaman yang harus dilalui. Namun dengan tekad dan fokus pada tujuan, impian menuju masa keemasan Indonesia bisa diwujudkan,” tuturnya.
.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana OKI. Zulpikar menyampaikan bahwa program Duta Canting Kencana memiliki peran penting dalam mendukung suksesnya program nasional pencegahan stunting.
.
“Duta Canting Kencana ini merupakan bagian dari upaya kita membangun ketahanan masyarakat melalui pembinaan remaja. Sebanyak 40 siswa-siswi, terdiri dari 20 pasang perwakilan dari 24 sekolah, diharapkan dapat menjadi cikal bakal pemuda-pemudi OKI yang membawa masa keemasan bagi daerah,” pungkasnya.

Pemkab OKI Libatkan Gen Z untuk Cegah Stunting Read More »

Scroll to Top