Kendalikan Inflasi, Wabup OKI Pimpin Gerakan Tanam Cabai Serentak

Kayuagung, — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Cabai Serentak Tahun 2025, yang digelar serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten OKI dan dipusatkan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kayuagung, Desa Celikah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati OKI, Supriyanto, dan diikuti oleh 18 kecamatan melalui sambungan virtual Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati OKI Supriyanto menegaskan bahwa kegiatan tanam cabai serentak ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga pangan, khususnya komoditas cabai yang sering menjadi penyumbang inflasi. “Melalui gerakan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah, sekolah, kantor, maupun lahan-lahan tidur agar lebih produktif dengan menanam cabai,” ujarnya, Selasa (14/10/25)

Supriyanto menjelaskan bahwa fluktuasi harga cabai sering kali disebabkan oleh faktor cuaca, keterbatasan pasokan, serta kendala distribusi. Karena itu, gerakan menanam cabai menjadi salah satu solusi konkret yang dapat dilakukan dari tingkat rumah tangga. “Gerakan ini juga merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak sangat penting untuk menjaga stabilitas harga serta meningkatkan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Lebih dari sekadar pengendalian harga, kegiatan tanam cabai juga memiliki manfaat luas bagi masyarakat. Wakil Bupati OKI menuturkan, gerakan ini sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dan peningkatan gizi masyarakat, serta turut berkontribusi dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Ogan Komering Ilir. “Ketika masyarakat mampu menghasilkan bahan pangan sendiri, maka kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi dengan lebih baik,” katanya.

Supriyanto juga menekankan bahwa Kabupaten OKI memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian, termasuk komoditas cabai. Dengan dukungan masyarakat dan para penyuluh pertanian, ia optimistis gerakan ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap stabilitas harga serta kesejahteraan petani.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat OKI untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki seoptimal mungkin. “Tidak harus luas, cukup dengan menanam beberapa pohon cabai di halaman rumah, kita sudah ikut berkontribusi menjaga kemandirian pangan dan membantu menstabilkan harga di pasaran,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. “Semoga semangat gotong royong ini terus kita jaga demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir,” tutupnya.

Kendalikan Inflasi, Wabup OKI Pimpin Gerakan Tanam Cabai Serentak Read More »

Ishak Mekki Kawal Revitalisasi Shopping Center Kayuagung

OKI,– Anggota Komisi V DPR RI, Ir. H. Ishak Mekki, melakukan peninjauan langsung ke Shopping Center dan GOR Biduk Kajang di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (13/10).
.
Dalam kunjungannya, Ishak Mekki didampingi oleh Wakil Bupati OKI, Supriyanto serta perwakilan dari Balai Prasarana Pemukiman Wikayah (BPPW) Sumsel.
.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi terkini GOR Biduk Kajang serta gedung Shopping Center Kayuagung yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Bangunan yang berdiri sejak 1984 itu kini mengalami banyak kerusakan dan sudah tidak lagi representatif sebagai pusat perdagangan.
.
“Kami melihat kondisi gedung Shopping Center ini memang sudah saatnya direvitalisasi secara menyeluruh. Jika menggunakan dana APBN, pemerintah pusat bisa membantu, namun tentu harus ada kesiapan dari pemerintah daerah, terutama dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan skema relokasi sementara bagi para pedagang selama proses revitalisasi,” ujar Ishak Mekki.
.
Ishak menjelaskan bahwa anggaran untuk revitalisasi Shopping Center Kayuagung telah masuk dalam salah satu usulan program prioritas di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebagai wakil rakyat asal Sumatera Selatan, Ishak menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses tersebut hingga terealisasi.
.
“Program ini sudah termasuk dalam daftar prioritas di Kementerian PUPR. Insya Allah, saya akan dorong terus agar ini bisa cepat terealisasi. Kita ingin memberikan tempat usaha yang layak, aman, dan nyaman bagi para pedagang lokal, sekaligus menghidupkan kembali denyut ekonomi masyarakat,” tambahnya.
.
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyambut baik rencana ini dan mengapresiasi langkah serta perhatian dari pemerintah pusat, khususnya dari Ishak Mekki yang konsisten memperjuangkan pembangunan di daerah.
.
“Revitalisasi Shopping Center ini sudah lama dinantikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pak Ishak Mekki dan siap menindaklanjuti di daerah. Pemerintah Kabupaten OKI akan segera menyiapkan DED dan skema relokasi agar proses revitalisasi berjalan lancar,” ujar Supriyanto.
.
Shopping Center Kayuagung sendiri dulunya merupakan ikon pusat perbelanjaan di OKI. Dibangun pada era 1980-an, gedung ini pernah menjadi jantung perekonomian masyarakat, dengan berbagai jenis usaha seperti toko pakaian, perhiasan, elektronik, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
.
Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan semakin menurun dan tidak lagi memadai untuk menunjang aktivitas perdagangan modern.
.
Revitalisasi ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan Shopping Center Kayuagung sebagai pusat perbelanjaan yang representatif, modern, dan ramah bagi UMKM lokal.

Ishak Mekki Kawal Revitalisasi Shopping Center Kayuagung Read More »

Pemkab OKI Fasilitasi Ratusan Anak Muda Magang ke Jepang

OKI–Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir memfasilitasi sebanyak 200 anak muda untuk mengikuti program magang di Jepang selama tahun 2025, Hal ini sebagai komitmen mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Bupati OKI Supriyanto, S.H. saat membuka kegiatan Seleksi Program Magang ke Jepang di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Senin (13/10/25).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Supriyanto menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan merupakan tantangan besar yang dihadapi bangsa, termasuk di Kabupaten OKI. “Jumlah pencari kerja terus meningkat setiap tahun, sementara lapangan kerja yang tersedia masih terbatas. Kondisi ini menuntut kita semua—khususnya pemerintah daerah—untuk lebih kreatif dalam menciptakan program yang membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Menurutnya, program pemagangan ke Jepang adalah salah satu langkah konkret Pemkab OKI dalam menjawab tantangan tersebut. Program ini tidak sekadar memberi kesempatan bekerja di luar negeri, tetapi juga membentuk karakter dan etos kerja peserta. “Pemagangan ke Jepang bukan hanya tentang bekerja, tetapi tentang belajar disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian,” kata Supriyanto.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. “Persiapkan diri sebaik mungkin, baik fisik, mental, maupun pengetahuan. Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jadikan proses seleksi ini sebagai pengalaman berharga yang membentuk kalian menjadi pribadi tangguh dan berdaya saing tinggi,” pesannya.

Wakil Bupati tak lupa mengapresiasi kerja keras panitia dan dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini. “Terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI, IM Jepang, LPK D’Sakura Cendekia, para instruktur, dan panitia pelaksana. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKI, Antonio Romadhon, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan seleksi ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta agar siap bersaing di pasar kerja global. “Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas peserta sebagai bekal mengikuti seleksi magang ke Jepang, serta mengembangkan keterampilan teknis, etos kerja, dan kedisiplinan,” jelasnya.

Antonio juga merinci pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Oktober 2025, di beberapa lokasi di Kayuagung. Kegiatan meliputi tes matematika dasar, kesemaptaan, fisik, dan wawancara dengan sistem gugur. “Seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan agar menghasilkan peserta terbaik yang siap berangkat dan berprestasi di Jepang,” ungkapnya.

Adapun jumlah peserta seleksi tahun ini mencapai 200 orang, terdiri dari 81 peserta asal OKI dan sisanya berasal dari berbagai daerah lain di Sumatera Selatan serta Lampung. Antonio berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Kami ingin melahirkan generasi muda OKI yang disiplin, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya.

Pemkab OKI Fasilitasi Ratusan Anak Muda Magang ke Jepang Read More »

20 Ribu Pengunjung Ramaikan OKI Fest 2025, Transaksi Tembus Ratusan Juta Rupiah

Kayuagung – Lebih dari 20.000 pengunjung memadati gelaran Ogan Komering Ilir Festival (OKI Fest) 2025 yang berlangsung selama tiga hari, pada 10–12 Oktober 2025 di kawasan Segitiga Emas Kayuagung. Ajang tahunan ini berhasil mencatatkan transaksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar Rp 500 juta.
.
Capaian ini menjadi indikator meningkatnya daya saing UMKM lokal sekaligus menunjukkan keberhasilan OKI Fest sebagai penggerak ekonomi masyarakat dan akselerator digitalisasi sistem pembayaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
.
OKI Fest 2025 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten OKI. Festival ini menampilkan beragam agenda utama, antara lain: Festival UMKM, Festival Literasi, Job Fair, Festival Budaya, Festival Waralaba, serta Festival Kreativitas Pemuda.
.
Ruang Inkubator UMKM dan Penggerak Ekonomi Lokal
.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Bupati OKI H. Muchendi mengatakan bahwa OKI Fest merupakan wadah strategis bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang, meskipun hanya berlangsung selama tiga hari.
.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Melalui pameran, bazar UMKM, dan berbagai perlombaan, terjadi perputaran ekonomi yang langsung dirasakan warga,” ujar Bupati Muchendi.
.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan melanjutkan kegiatan seperti OKI Fest di masa mendatang.
.
“OKI Fest adalah ruang untuk menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan semangat kebangkitan ekonomi masyarakat OKI. Mari terus bergerak, berjuang, dan menang bersama untuk OKI yang lebih maju,” tegasnya.
.
Zona Literasi dan Budaya Tarik Ribuan Pengunjung
.
Tidak hanya menonjolkan aspek ekonomi, OKI Fest 2025 juga menghadirkan ragam kegiatan edukatif dan kebudayaan. Sebanyak 1.353 orang tercatat mengunjungi Zona Literasi, yang berhasil mencatatkan omzet penjualan buku sebesar Rp 11.459.000. Lebih dari 1.000 orang lainnya terlibat dalam berbagai aktivitas komunitas dan budaya.
.
Job Fair Fasilitasi Ribuan Pencari Kerja
.
Job Fair yang menjadi salah satu rangkaian utama OKI Fest menyediakan akses informasi dan rekrutmen dari berbagai perusahaan, baik nasional maupun internasional. Tercatat sebanyak 932 pencari kerja melamar secara langsung dan akan melanjutkan proses rekrutmen ke tahap berikutnya.
.
Festival Waralaba: Edukasi Peluang Usaha
.
Festival Waralaba menghadirkan edukasi peluang usaha dan investasi waralaba bersama pelaku bisnis lokal maupun nasional. Kegiatan ini mencatatkan transaksi sebesar Rp 70.000.000.
.
Wakil Bupati OKI: Festival Ini Momentum Kebangkitan Ekonomi Kreatif
.
Menutup rangkaian OKI Fest 2025, Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan acara ini.
.
“Festival ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat ekosistem UMKM sekaligus menampilkan budaya OKI sebagai bagian dari ekonomi kreatif,” ujar Supriyanto.
.
Dengan capaian transaksi yang signifikan, tingginya partisipasi publik, serta meningkatnya keterlibatan pelaku UMKM dan komunitas, OKI Fest 2025 dinilai sukses menjadi ruang kolaborasi dan inovasi dalam mendorong UMKM naik kelas serta membangun ekonomi lokal yang lebih inklusif.

20 Ribu Pengunjung Ramaikan OKI Fest 2025, Transaksi Tembus Ratusan Juta Rupiah Read More »

Transfer Pusat Menyusut, Bupati Muchendi Pastikan Pelayanan Publik Tak Surut

OKI—Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menghadapi tantangan fiskal serius pada tahun anggaran 2026 mendatang. Transfer dana dari pemerintah pusat dipastikan mengalami penyusutan signifikan sebesar Rp 241 miliar dibanding tahun sebelumnya. Namun demikian, di tengah tekanan keuangan tersebut, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah untuk melayani masyarakat tidak akan kendur.
“Pendapatan daerah bakal berkurang cukup besar. Terutama dari komponen Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat. Tapi pelayanan dasar untuk rakyat tidak boleh ikut menyusut. Justru di masa seperti inilah keberpihakan harus ditunjukkan,” ujar Muchendi saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Hari Jadi ke-80 Kabupaten OKI, Sabtu (11/10).
Menurut Muchendi, menghadapi tantangan itu, pihaknya akan melakukan penyesuaian anggaran bersama DPRD secara selektif dan hati-hati agar program-program prioritas tetap berjalan, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perlindungan sosial.
“Tentu dengan adanya efisiensi tersebut kita akan melakukan penyesuaian, realokasi anggaran agar tetap survive dan terus bisa melayani masyarakat.” tegasnya.
Muchendi juga menyebut bahwa keberhasilan pemerintah daerah dalam mempertahankan jalannya program prioritas tak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, pemerintah pusat, sektor swasta, serta dukungan legislatif dan masyarakat.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan ditengah tantangan efisiensi pemerintah daerah diminta benar-benar selektif. Setiap daerah punya permasalahan berbeda tentu harus diutamakan kebutuhan super prioritas.
.
“Bukan efisiensinya yang harus didengungkan tapi bagaimana cara kita menghadapinya. Memilah belanja yang perlu dan tidak perlu, sebagai pejabat politik janji kita kepada masyarakat itu yang super prioritas,” Jelas Deru.
Deru berpesan setiap elemen di daerah harus saling menguatkan, mempererat kerukunan dan kerjasama agar persoalan pembangunan dapat dihadapi.
“Tantangan yang dihadapi kepala daerah hari ini beda dengan yang dulu kami hadapi bersama Pak Ishak Mekki Bupati OKI pada masanya dan saya Bupati di OKU Timur.” Jelas Deru.
Sebelumnya Kepala DPKAD OKI, Farlidena Burniat mengatakan untuk menambal potensi kekurangan dana, Bupati Muchendi telah memanggil kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kita juga koordinasi dengan Bappeda untuk menghitung kebutuhan belanja masing-masing OPD. Jadi kita punya kalkulasi pembiayaan APBD dari PAD, mengingat transfer pusat dipastikan terpangkas,” ujarnya.
Abur menjelaskan pada 23 September 2025 telah terbit alokasi TKD tahun anggaran 2026 oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk masing-masing daerah kabupaten/kota di indonesia.
Alokasi dana transfer untuk OKI tahun anggaran 2026 sebesar Rp 1,908 Triliun turun sebesar 241 miliar dari tahun 2025 sebesar 2,150 Triliun.
“Jika dibandingkan dengan alokasi tahun 2025 yang sebesar Rp 2,150 miliar, maka ada pengurangan dana transfer oleh pemerintah pusat sebesar Rp 241 miliar pada tahun 2026,” jelas Abur.
Abur menegaskan arah kebijakan daerah tetap mengacu pada Permendagri 86/2017, yang mengatur bahwa janji kepala daerah menjadi prioritas utama dalam penyusunan program pembangunan.
“Prinsipnya, visi-misi kepala daerah harus diwujudkan. Hak-hak pegawai jangan samapi berkurang, jadi efisiensi akan diarahkan ke hal-hal yang tidak langsung menyentuh masyarakat,” tutupnya.

Transfer Pusat Menyusut, Bupati Muchendi Pastikan Pelayanan Publik Tak Surut Read More »

Pemkab OKI Perkuat Komitmen Dukung Asta Cita Presiden

OKI—Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah, tanpa mengabaikan komitmennya terhadap delapan cita-cita pembangunan nasional (Asta Cita) Presiden RI. Di tengah tekanan fiskal, berbagai terobosan tetap dilahirkan sekaligus menjadi bukti keberpihakan terhadap rakyat.
Salah satunya melalui layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau 17.119 orang dewasa dan 47.080 anak usia sekolah. Program ini melengkapi kebijakan Jaminan Kesehatan Semesta (UHC Prioritas) yang menjamin seluruh warga OKI dapat mengakses layanan kesehatan tanpa menunggu masa aktivasi.
“Bagi kami, kesehatan adalah hak dasar. Program ini bukan semata-mata teknis layanan, tapi komitmen moral agar tidak ada warga yang tertinggal dalam akses kesehatan,” ujar Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, dalam Sidang Paripurna HUT ke-80 Kabupaten OKI, Sabtu (11/10/2025).
Sementara itu, sebanyak 111.329 pelajar telah menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemkab OKI menilai asupan bergizi di usia sekolah adalah fondasi utama bagi kecerdasan dan pertumbuhan generasi masa depan.
“Memastikan tumbuh cerdas dan sehat. Lapangan usaha terbuka,” tambah Muchendi.
Dukung Swasembada Pangan Nasional
Untuk mendukung agenda besar swasembada pangan nasional, Kabupaten OKI membuka lahan sawah baru seluas 11.672 hektare dan mengoptimalkan 9.221 hektare lahan pertanian yang telah ada. Pemerintah juga menyalurkan 20.177 ton pupuk serta menyerahkan 1.396 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) langsung kepada petani.
Upaya ini membuahkan hasil. Produksi gabah kering meningkat signifikan, dari 469.536 ton pada tahun sebelumnya menjadi 538.321 ton tahun ini. OKI juga mencatat surplus beras mencapai 257.145 ton.
“Petani adalah tulang punggung daerah. Kenaikan produksi ini bukan kerja pemerintah semata, tapi hasil kerja kolektif petani, penyuluh, dan seluruh ekosistem pertanian yang kami fasilitasi,” kata Muchendi.
Peremajaan Sawit dan Pendidikan Anak Pekebun
Sektor perkebunan rakyat juga tak luput dari perhatian. Hingga 2025, seluas 36.674 hektare sawit rakyat telah diremajakan. Sebanyak 2.697 pekebun menerima bantuan sarana dan prasarana, sementara 72 pelajar dari keluarga pekebun mendapatkan beasiswa SDM Kelapa Sawit.
“Petani sawit bukan hanya butuh bibit dan pupuk, tapi kepastian untuk terus berkembang. Dan salah satu jalannya adalah lewat pendidikan bagi anak-anak mereka,” ujar Muchendi.
Kurangi Kemiskinan, Buka Lapangan Kerja
Dalam upaya menekan angka kemiskinan, Pemkab OKI menjalankan program perbaikan rumah tidak layak huni. Tahun ini, sebanyak 346 unit rumah diperbaiki melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), ditambah 175 unit dari APBD serta 8 unit melalui zakat yang dikelola Baznas OKI.
Namun, menurut Muchendi, bantuan bukanlah jawaban tunggal. “Bantuan penting, tapi tidak cukup. Yang dibutuhkan rakyat adalah kesempatan untuk mandiri. Itulah sebabnya kami serius membuka akses pekerjaan,” ungkapnya.
Sebagai wujud konkret, Pemkab OKI menggelar Bursa Kerja (Job Fair) dalam rangka Hari Jadi ke-80 Kabupaten OKI. Sebanyak 737 lowongan kerja dalam negeri dan 2.275 peluang kerja luar negeri dibuka bagi pencari kerja, terutama generasi muda.
“Melalui Job Fair ini kita buka jalan anak-anak muda ke pintu gerbang kesuksesannya serta untuk menekan angka pengangguran terbuka,” tutup Bupati.

Pemkab OKI Perkuat Komitmen Dukung Asta Cita Presiden Read More »

Anggaran Ketat, Progam Pro Rakyat tetap Prioritas

OKI—Di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi banyak daerah, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tetap konsisten menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama. Program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga tetap berjalan, bahkan diperkuat, sebagai bentuk nyata komitmen keberpihakan pemerintah kepada rakyat.
“Anggaran boleh terbatas, tapi semangat dan tanggung jawab kami untuk melayani rakyat tak pernah surut,” tegas Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, pada Rapat Paripurna HUT ke 80 Kabupaten OKI di Kayuagung, Sabtu, (11/10/2025).
UHC Prioritas: Layanan Kesehatan Tanpa Hambatan
Salah satu capaian penting adalah keberhasilan Pemkab OKI dalam memastikan 100,71 persen warganya terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC) Prioritas. Skema ini memungkinkan masyarakat untuk langsung memanfaatkan layanan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) tanpa perlu menunggu masa aktivasi.
“Ini wujud komitmen kami dalam memastikan setiap warga OKI bisa mengakses layanan kesehatan secara cepat dan setara,” ujar Bupati OKI, H. Muchendi.
Selain itu, sebanyak 44.059 pekerja sektor informal juga telah diberikan perlindungan sosial melalui program JKN Ketenagakerjaan, guna memberikan jaminan keamanan dan kesejahteraan bagi buruh harian, petani, pedagang kecil, nelayan, dan pelaku ekonomi rakyat lainnya.
Pendidikan Setara Lewat Seragam Gratis
Di bidang pendidikan, Pemkab OKI menargetkan penyaluran seragam sekolah gratis kepada 12.500 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 4.500 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ini. Program ini bukan sekadar pengadaan pakaian, tetapi bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah terhadap masa depan anak-anak OKI.
“Seragam bukan hanya pakaian, tapi simbol kasih sayang dari pemerintah. Seragam boleh sama, tapi harapan setiap anak berbeda. Dan lewat program ini, kami ingin semua anak memulai pendidikannya dengan langkah yang setara, percaya diri, dan bangga,” ujar Muchendi.
Layanan Lebih Dekat Lewat Lentera Desa
Dalam upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, Pemkab OKI juga menjalankan program Lentera Desa (Layanan Terpadu di Desa). Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan berbagai layanan pemerintahan langsung di desa mereka, tanpa perlu datang jauh ke pusat layanan.
“Dengan Lentera Desa, pelayanan bukan lagi sesuatu yang harus dicari, tapi hadir menghampiri warga,” tegas Bupati.
Lapor Bupati: Warga Didengar dan Ditindaklanjuti
Untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas, Pemkab OKI membuka kanal pengaduan publik bernama “Lapor Bupati”, yang dapat diakses melalui WhatsApp atau portal resmi. Melalui kanal ini, masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau saran terkait layanan publik yang kemudian akan dipantau dan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
“Setiap suara warga penting. Lewat Lapor Bupati, aspirasi mereka akan kami dengar dan tindak lanjuti secara nyata,” tutup Muchendi.

Anggaran Ketat, Progam Pro Rakyat tetap Prioritas Read More »

Muchendi–Supri Bangun 198 Kilometer Jalan, Capaian Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

Kayuagung – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mencatatkan langkah besar dalam pembangunan infrastruktur. Di bawah kepemimpinan Bupati Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto, sepanjang 2025 ini, sepanjang 198,2 kilometer jalan sedang dan akan dibangun serta diperbaiki. Capaian itu menjadi yang terpanjang dalam lima tahun terakhir.
.
“Percepatan kami lakukan di bidang jalan dan jembatan,” kata Muchendi dalam pidatonya pada Rapat Paripurna HUT ke-80 Kabupaten OKI, Jumat, 11 Oktober 2025, di Kayuagung.
.
Rinciannya, pembangunan dilakukan lewat tiga skema pembiayaan. Pertama, melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (Bangub) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, sebanyak 74 ruas jalan sepanjang 163 kilometer dan 3 jembatan sepanjang 182 meter diperbaiki. Kedua, dari APBD OKI, diperbaiki 17 ruas jalan sepanjang 25,8 kilometer dan 5 jembatan sepanjang 29 meter. Terakhir, dari Instruksi Presiden Jalan Daerah, diperbaiki satu ruas jalan sepanjang 10 kilometer.
.
Muchendi menegaskan pembangunan dilakukan berbasis skala prioritas. Fokusnya pada jalan poros yang menghubungkan desa, kecamatan, hingga ibu kota kabupaten.
Namun, tantangan masih besar. Dari 1.467 kilometer jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab OKI, hanya 23,86 persen dalam kondisi baik. Sisanya, 66,22 persen masih masuk kategori rusak berat.
.
“Kami berterima kasih atas dukungan Gubernur. Tapi kami juga memohon agar bantuan ini terus berkelanjutan. Wilayah kami luas, anggaran kami terbatas,” kata Muchendi.
.
Muchendi juga mengajak para wakil rakyat, baik di tingkat provinsi maupun nasional, agar terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat OKI, khususnya dalam hal infrastruktur dasar yang menjadi tulang punggung pembangunan wilayah.
.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengakui tantangan tersebut. Ia menyebut OKI sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerumitan tertinggi dalam pembangunan infrastruktur.
.
“OKI ini spesial. Wilayahnya luas, tanggung jawabnya besar,” kata Deru dalam sambutannya. “Sebagai Gubernur, saya merasa perlu memberi perhatian lebih. Apalagi Bupatinya punya semangat besar dan terbuka membangun daerah.”
.
Menurut Deru, dukungan provinsi untuk pembangunan 163 kilometer jalan di OKI tahun ini merupakan bentuk nyata komitmen terhadap kebutuhan masyarakat. Namun ia juga menyinggung soal peliknya status ribuan kilometer jalan eks transmigrasi.
.
“Di Sumsel ada sekitar 4 ribu kilometer jalan eks transmigrasi. Jalan-jalan ini belum jelas statusnya antar unit, antar blok, hingga satuan pemukiman. Terbanyak justru ada di OKI. Itu yang menyulitkan kami mengintervensi,” ujar Deru.

Muchendi–Supri Bangun 198 Kilometer Jalan, Capaian Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir Read More »

Yuk Gotong Royong!: Cerita Kecil, Makna Besar

Buku Edukasi Karya Hj. Ike Muchendi

.
OKI—Bunda Literasi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Hj. Ike Muchendi, secara resmi meluncurkan buku edukasi berjudul “Yuk Gotong Royong” dalam rangkaian Festival Literasi OKI 2025 yang berlangsung meriah.

Ike Muchendi menjelaskan bahwa ide awal penulisan buku ini lahir dari semangat untuk menyukseskan kampanye pemerintah dalam membudayakan literasi serta menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat, khususnya sejak usia dini.

“Buku ini kami hadirkan dengan cerita yang ringan, ramah anak, namun sarat makna. Harapannya, anak-anak tidak hanya tertarik membaca, tetapi juga memahami pesan moral dan nilai-nilai kebersamaan yang disampaikan,” ujar Ike.

Ia menambahkan, buku ini memerlukan dukungan dari semua pihak agar pesan yang disampaikan bisa menjangkau lebih luas.

“Saya ingin anak-anak tidak hanya membaca, tapi juga melihat dan merasakan. Buku ini dirancang agar mudah dipahami oleh anak-anak, baik secara visual maupun naratif,” jelasnya.

Penerbitan buku “Yuk Gotong Royong” didukung oleh Penerbit Erlangga dan PT Sampoerna Agro. Edisi perdana dicetak sebanyak 5.000 eksemplar dan ditargetkan akan tersebar di berbagai fasilitas literasi seperti RPTRA, PAUD, sekolah dasar, pojok baca, serta perpustakaan umum di seluruh wilayah OKI.

Pada kesempatan yang sama, Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, atas terbitnya buku ini.

“Ini adalah perayaan atas mimpi, harapan, dan keberanian untuk menuangkan gagasan ke dalam karya literasi. Buku ini menjadi bentuk nyata komitmen kita dalam membangun budaya baca dan nilai gotong royong di tengah masyarakat,”ungkapnya.

Bupati Muchendi juga menegaskan bahwa Pemkab OKI akan terus mendukung berbagai inisiatif yang menumbuhkan budaya literasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
.
“Anak-anak yang gemar membaca hari ini adalah generasi cerdas dan calon pemimpin hebat di masa depan,” tambahnya.

Duta Literasi Sumatera Selatan, Dr. Ratu Teni Leriva, turut memberikan apresiasi atas peluncuran buku ini. Ia menilai bahwa karya tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendorong literasi anak sejak usia dini serta memperkuat karakter kebangsaan melalui nilai gotong royong.

“Saya sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten OKI yang secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan literasi. Ini adalah langkah nyata yang patut dicontoh oleh daerah lain, karena pemerintah daerah memegang peran penting dalam membentuk ekosistem literasi yang berkelanjutan,” ungkap Dr. Ratu Teni.

Yuk Gotong Royong!: Cerita Kecil, Makna Besar Read More »

Sekolah Binaan Sampoerna Agro Cetak Siswa Berprestasi

OKI — Sekolah binaan PT Sampoerna Agro, SMP Plus Literasi Pedamaran Timur kembali mencetak siswa-siswi berprestasi di berbagai bidang, mulai dari tahfidz Al-Qur’an, sains, bahasa, hingga olahraga. Hal ini terlihat dalam momentum Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-3 (1–3 Juz) dan Peresmian Gedung Baru SMP Plus Literasi Petir, yang digelar di Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (10/10).

Kegiatan ini diapresiasi Bupati OKI, H. Muchendi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Ike Muchendi melalui pemberian piagam penghargaan, tabungan pendidikan, dan beasiswa.

Apresiasi diberikan kepada siswa siswi yang berprestasi di bidang tahfidz 3 juz, bahasa Inggris, atlet sepak bola, serta siswa lolos semifinal Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-7 tingkat provinsi se-Indonesia.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki menyampaikan rasa bangganya atas semangat dan prestasi para pelajar, hal itu menjadi fondasi kuat menuju generasi emas Indonesia tahun 2045.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga beriman dan bertakwa. Anak-anak yang mampu menghafal Al-Qur’an hingga tiga juz ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Mereka adalah wujud nyata generasi emas Indonesia 2045,” ujar Muchendi.

Muchendi juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk PT Sampoerna Agro, yang telah berperan aktif dalam memajukan pendidikan di OKI.

“Pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada PT Sampoerna Agro atas sinergi dan komitmennya. Gedung SMP Plus Literasi Petir ini adalah bukti nyata kolaborasi antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah dalam memajukan pendidikan di daerah. Semoga kerja sama ini terus berlanjut untuk mencetak generasi unggul di OKI,” tambahnya.

Perwakilan PT Sampoerna Agro, Helmi, menyampaikan bahwa dukungan perusahaan terhadap pengembangan sekolah dan pelajar berprestasi merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

“Kami percaya, investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Melalui sinergi dengan Pemkab OKI, kami ingin berkontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Helmi.

Helmi juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap kegiatan pengembangan bakat dan prestasi pelajar di OKI.

“Sampoerna Agro akan terus menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di OKI. Kami berkomitmen mendukung kegiatan seperti olimpiade sains, beasiswa, dan pembinaan pelajar agar potensi anak-anak daerah bisa terus berkembang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK OKI, Hj Ike Muchendi mengajak para orang tua untuk terbuka dan mendukung penuh cita-cita anak-anak di era digital yang semakin berkembang.

“Anak-anak kita hari ini punya cita-cita yang beragam, dari dokter, jurnalis, sampai kreator digital. Tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi selama kita mendampingi dan mendukung mereka dengan kasih sayang serta bimbingan,” ujar Ike.

Ia juga berpesan kepada para pelajar agar tidak takut untuk mencoba dan gagal dalam mencapai impian.

“Jangan pernah takut mencoba dan jangan takut gagal. Setiap proses adalah pelajaran berharga. Kami, para orang tua, akan selalu ada untuk mendampingi kalian menuju masa depan yang gemilang,” tutupnya.

Sekolah Binaan Sampoerna Agro Cetak Siswa Berprestasi Read More »

Scroll to Top