Sapi 1,1 Ton Milik Peternak OKI Jadi Pilihan Kurban Presiden Prabowo

Sapi 1,1 Ton Milik Peternak OKI Jadi Pilihan Kurban Presiden Prabowo

OKI — Seekor sapi berbobot 1,1 ton milik peternak asal Desa Sumber Deras, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah.

.

Sapi jenis Simental tersebut  diserahkan ke Masjid Agung Sholihin Kayuagung sebagai hewan kurban Presiden untuk masyarakat Kabupaten OKI.

Bupati OKI, Muchendi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian Presiden kepada masyarakat OKI melalui bantuan hewan kurban tersebut.

.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat OKI, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan kepeduliannya melalui bantuan sapi kurban ini,” kata Muchendi Rabu, (27/5).

Menurut Muchendi, pembelian hewan kurban dari peternak lokal menjadi bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kualitas peternakan di Kabupaten OKI. Ia juga mengapresiasi peternak lokal yang dinilai mampu menghasilkan ternak berkualitas.

.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) OKI, Dedy Kurniawan, mengatakan sapi tersebut milik Kasmudi, peternak asal Desa Sumber Deras, Kecamatan Mesuji.

.

“Sapi jenis Simental itu memiliki bobot sekitar 1,1 ton,” ujar Dedy.

.

Ia menjelaskan, sapi kurban Presiden telah melalui pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan dinyatakan layak sebagai hewan kurban.

.

“Tim kami sudah melakukan pemeriksaan kesehatan dan kondisi ternak secara menyeluruh,” katanya.

.

Selain pengawasan kesehatan ternak, Disbunnak OKI juga menggencarkan sosialisasi pelaksanaan kurban menjelang Idul Adha 2026. Edukasi dilakukan bersama Juru Sembelih Halal (Juleha), termasuk tata cara penyembelihan yang halal dan higienis.

.

Dedy menilai terpilihnya sapi milik peternak OKI sebagai hewan kurban Presiden menjadi bentuk apresiasi terhadap kualitas peternakan lokal di daerah tersebut.

.

“Kecamatan Mesuji selama ini memang menjadi salah satu daerah pemasok ternak sapi di OKI,” ujarnya.

.

Pemerintah Kabupaten OKI, lanjut Dedy, juga terus memperkuat pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) melalui vaksinasi serta pengawasan lalu lintas ternak di pasar hewan menjelang Idul Adha.

Sapi 1,1 Ton Milik Peternak OKI Jadi Pilihan Kurban Presiden Prabowo Read More »

H. Muchendi Rayakan Idul Adha Bersama Warga Lempuing Jaya

H. Muchendi Rayakan Idul Adha Bersama Warga Lempuing Jaya

OKI — Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi, melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Nurul Muttaqin, Desa Muara Burnai, II, Kecamatan Lempuing Jaya, Rabu (27/5/2026).

Sejak pagi, masyarakat telah memadati area masjid untuk mengikuti salat Id sekaligus menyambut kehadiran kepala daerah tersebut. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Muchendi bersama Ketua TP PKK OKI, Ike Muchendi, tiba sekitar pukul 06.30 WIB dengan mengenakan busana muslim bernuansa putih. Keduanya langsung bergabung bersama jamaah di saf terdepan didampingi tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten OKI.

Dalam sambutannya, Muchendi mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat semangat pengorbanan, kepedulian sosial, dan gotong royong dalam membangun daerah.

Menurut dia, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengandung nilai keikhlasan serta pengabdian yang relevan dengan kehidupan masyarakat OKI yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai religius dan kebersamaan.

“Momentum Idul Adha tahun ini mengingatkan kita bahwa pengorbanan tidak hanya diwujudkan melalui hewan kurban, tetapi juga melalui pengorbanan tenaga, pikiran, dan komitmen untuk membangun daerah yang kita cintai bersama,” ujar Muchendi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan optimisme di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah. Menurut Muchendi, kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan.

“Jangan lelah mencintai daerah ini, jangan lelah bergotong royong membangun daerah ini. Kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kuatnya persatuan dan semangat masyarakatnya untuk terus bangkit dan melangkah maju bersama,” katanya.

Selain melaksanakan salat Id bersama warga, Pemerintah Kabupaten OKI juga menyalurkan bantuan hewan kurban untuk masyarakat Desa Muara Burnai sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan pada momentum Hari Raya Idul Adha.

Tokoh masyarakat Desa Muara Burnai, Suyanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati OKI beserta jajaran di tengah masyarakat.

“Kami merasa bangga dan bersyukur atas perhatian dari Bupati OKI dan jajaran Pemkab OKI yang telah memberikan bantuan sapi kurban di desa kami. Semoga kepedulian ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat,” ujar Suyanto.

H. Muchendi Rayakan Idul Adha Bersama Warga Lempuing Jaya Read More »

ASN OKI Tebar 60 Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu

ASN OKI Tebar 60 Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu

OKI — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyalurkan sebanyak 60 hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah. Hewan kurban tersebut terdiri dari 31 ekor sapi dan 29 ekor kambing yang disebar ke sejumlah kecamatan di Kabupaten OKI.

Daging kurban diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu dan fakir miskin di berbagai wilayah. Seluruh hewan kurban berasal dari partisipasi pribadi ASN, pejabat daerah, serta dukungan sejumlah pihak tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda OKI, M. Danni Oktaviano, mengatakan jumlah hewan kurban tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Total ada sekitar 60 hewan kurban dari individu-individu di lingkungan Pemkab OKI, ditambah satu ekor sapi bantuan Presiden,” kata Danni, Rabu (27/5/2026).

Menurut Danni, pada 2025 jumlah hewan kurban ASN OKI baru mencapai sembilan ekor sapi. Namun, tingginya antusiasme ASN untuk berkurban membuat jumlah tersebut meningkat tajam pada tahun ini.

Ia menjelaskan, sejak Juni 2025, Bupati OKI Muchendi telah mengimbau jajaran ASN untuk kembali menghidupkan semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui ibadah kurban.

“Kurang lebih dalam jangka waktu satu tahun, ASN mencicil melalui sistem arisan sehingga terkumpul sejumlah hewan kurban tersebut,” ujar Danni.

Penyaluran hewan kurban mulai dilakukan secara bertahap sejak Senin ke sejumlah titik penerima di berbagai kecamatan di Kabupaten OKI.

Bupati OKI, Muchendi, mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial para ASN, BUMD, serta mitra yang ikut berpartisipasi dalam program Tebar Kurban tersebut.

“Semangat berbagi ini menjadi bentuk nyata kepedulian kita, terutama bagi saudara-saudara yang membutuhkan,” kata Muchendi.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana introspeksi dan memperkuat solidaritas sosial.

“Mari kita tanamkan semangat berkurban dalam arti luas, yakni berkorban demi kepentingan bersama, rela menahan ego, memperkuat persatuan, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat OKI,” ujarnya.

ASN OKI Tebar 60 Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu Read More »

Gelar Pasar Murah, Pemkab OKI Intervensi Harga Sembako Jelang Idul Adha

Gelar Pasar Murah, Pemkab OKI Intervensi Harga Sembako Jelang Idul Adha

OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar Gerakan Operasi Pasar Murah guna menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor UPTD Pasar Kayu Agung, Selasa,(26/5).

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, mengatakan operasi pasar murah merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.

“Pelaksanaan operasi pasar murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha,” kata Supriyanto saat membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah memahami kenaikan harga bahan pokok sangat dirasakan masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan meningkat. Karena itu, pemerintah hadir melalui kebijakan subsidi harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Kami berharap kegiatan ini benar-benar bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI, Sahrul, mengatakan sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar melalui subsidi pemerintah daerah. Langkah itu dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Beberapa komoditas yang disubsidi antara lain beras, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih. Harga yang dijual lebih rendah dibanding harga pasar,” kata Sahrul.

Ia merinci, beras kemasan 5 kilogram yang sebelumnya dijual Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu. Daging ayam turun dari Rp38 ribu menjadi Rp33 ribu per kilogram, minyak goreng dari Rp22 ribu menjadi Rp17 ribu per liter, serta telur ayam dari Rp27 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram.

“Selain itu, cabai merah dijual Rp45 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp25 ribu per kilogram. Kami berharap operasi pasar murah ini dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar dia.

Gelar Pasar Murah, Pemkab OKI Intervensi Harga Sembako Jelang Idul Adha Read More »

Pemkab OKI Rutin Tertibkan Kabel Udara, Provider Nakal Masih Berulah

Pemkab OKI Rutin Tertibkan Kabel Udara, Provider Nakal Masih Berulah

OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) secara rutin melakukan penertiban kabel udara di wilayah perkotaan Kayuagung, namun pelanggaran oleh provider masih ditemukan di lapangan. .

.

Penertiban terbaru dilakukan di sekitar Makam Pahlawan Kayuagung, Jumat, (22/05), sebagai lanjutan dari kegiatan sebelumnya di kawasan Segitiga Emas.

.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Adi Yanto, mengatakan penataan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati OKI untuk mewujudkan tata kota yang rapi dan tertib. Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan merapikan kabel yang semrawut, tetapi juga memastikan seluruh penyedia layanan mematuhi ketentuan pemasangan jaringan utilitas.

.

Adi menyebut pihaknya juga memantau berbagai aduan masyarakat yang masuk melalui layanan Lapor Bupati, media sosial, media cetak, media daring, hingga media elektronik. Dari hasil pemantauan tersebut, serta peninjauan lapangan, masih ditemukan adanya praktik pemasangan kabel yang tidak sesuai aturan oleh provider.

.

“Penataan ini terus kami lakukan secara konsisten. Namun, berdasarkan hasil pemantauan, masih ditemukan provider nakal yang memasang kabel secara serampangan,” kata Adi di lokasi penertiban.

.

Menurutnya, salah satu pelanggaran yang kerap ditemukan adalah penumpukan kabel pada tiang utilitas sehingga tidak memenuhi standar ketinggian yang ditetapkan.

.

“Ada juga titik yang sudah dirapikan, tetapi kemudian kembali dipasang jaringan baru secara sembarangan,” ujarnya.

.

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Padahal, fasilitas utilitas yang digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten OKI.

.

Penataan kabel udara ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Tim Penertiban Utilitas Kabupaten OKI yang melibatkan Dinas Kominfo dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) OKI. Fokus kegiatan diarahkan pada penertiban kabel provider yang masih semrawut, khususnya di jalan-jalan protokol.

.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah menggandeng sejumlah penyedia layanan jaringan, di antaranya Biznet, Java Digital Nusantara, ICONNET, Telkom Indonesia, dan Lintasarta. Aparat kelurahan hingga kepala lingkungan juga dilibatkan untuk memperkuat pengawasan di lapangan.

Adi berharap seluruh provider dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta ikut menjaga ketertiban jaringan utilitas di wilayah OKI. 

.

Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan penertiban dilakukan rutin satu kali setiap pekan guna mempercepat penanganan kabel semrawut di berbagai titik perkotaan.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan pelanggaran pemasangan jaringan utilitas, seperti tiang dengan tinggi di bawah lima meter atau penambahan kabel baru tanpa izin, kepada lurah maupun camat setempat.

Pemkab OKI Rutin Tertibkan Kabel Udara, Provider Nakal Masih Berulah Read More »

TMMD ke-128 Rampungkan Infrastruktur Dasar, Perkuat Ketahanan Pangan

TMMD ke-128 Rampungkan Infrastruktur Dasar, Perkuat Ketahanan Pangan

OKI— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0402/OKI resmi ditutup setelah selama satu bulan membangun berbagai infrastruktur dasar dan program ketahanan pangan di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (21/5). Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, akses jalan desa, fasilitas air bersih, hingga hunian warga berhasil diperbaiki untuk menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat desa.

Sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan sepanjang enam kilometer, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit mandi cuci kakus (MCK), rehabilitasi mushala, pembangunan lima unit sumur bor, hingga program ketahanan pangan melalui penanaman jagung seluas 1,5 hektare.

Selain pembangunan fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat desa.

Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengatakan, program TMMD membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses infrastruktur.

“Selama satu bulan terakhir, kita melihat bagaimana sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata di desa. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini terbuka, fasilitas dasar masyarakat diperbaiki, dan kebutuhan air bersih mulai terpenuhi,” ujar Muchendi.

Menurut dia, hasil pembangunan tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat karena akses distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga menjadi lebih mudah.

“Pembangunan melalui TMMD bukan hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat desa,” katanya.

Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis menilai TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan ruang kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan dasar di desa.

“Apa yang dibangun hari ini diharapkan mampu mempercepat aktivitas ekonomi warga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Ujang.

Ia mengatakan, pelaksanaan TMMD di Desa Pematang Sukatani menunjukkan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam pembangunan wilayah pedesaan.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI Gunawan Wibisono memastikan seluruh sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan tepat waktu menjelang penutupan kegiatan.

“Kami berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

TMMD ke-128 Rampungkan Infrastruktur Dasar, Perkuat Ketahanan Pangan Read More »

Jelang Idul Adha, Pemkab OKI Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Redam Gejolak Harga

Jelang Idul Adha, Pemkab OKI Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Redam Gejolak Harga

OKI — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Kegiatan itu berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Kabupaten OKI,(21/5).
.
Program tersebut tidak sekadar menjadi agenda pasar murah musiman. Pemerintah daerah mencoba membangun pola kolaborasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi tekanan harga yang lazim muncul menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah OKI, Alamsyah, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten OKI dengan Perum Bulog Wilayah Sumatera Selatan–Bangka Belitung, Perusahaan Daerah Bende Seguguk, serta didukung pelaku usaha mikro, petani, dan pedagang pasar.
.
“Keterlibatan berbagai pihak itu menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengendalian pangan yang tidak hanya bergantung pada pemerintah, ” kata Alamsyah.
.
Menurut dia, Sinergi antara pemerintah, BUMN, BUMD, swasta, hingga masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya di Kabupaten OKI dan secara lebih luas di Sumatera Selatan.
.
“Momentum menjelang Idul Adha selalu diikuti kenaikan permintaan sejumlah komoditas strategis. Karena itu, intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah dipandang perlu agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
.
Sementara itu, Kepala Dinas KPTPH Kabupaten OKI, Sahrul, menjelaskan kegiatan ini difokuskan pada penyediaan dan penyaluran pangan pokok maupun komoditas pangan lainnya sesuai kebutuhan daerah.
.
“Kita laksanakan kegiatan Pangan murah ini untuk memastikan ketersediaan bahan pangan sekaligus menahan laju kenaikan harga menjelang perayaan Idul Adha,” jelasnya.
.
Dalam kegiatan itu, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Beras dipasarkan seharga Rp50 ribu per karung, minyak goreng Minyakita Rp11 ribu per liter, telur ayam Rp22 ribu per kilogram, cabai merah Rp45 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp25 ribu per kilogram.
.
Dia mengatakan Skema penjualan dengan harga lebih rendah tersebut menjadi instrumen pemerintah Kabuoaten OKI untuk memperpendek jarak antara pasokan dan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok.
.
“Gerakan Pangan Murah menjadi upaya pemerintah daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, dan stabilitas ekonomi rumah tangga masyarakat menjelang hari Raya Idul Adha,” pungkasnya.

Jelang Idul Adha, Pemkab OKI Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Redam Gejolak Harga Read More »

Hadapi El Nino, OKI Jadi Lokus Utama Percepatan Tanam Padi Sumsel, Target 111 Ribu Hektare

Hadapi El Nino, OKI Jadi Lokus Utama Percepatan Tanam Padi Sumsel, Target 111 Ribu Hektare

OKI,–Menghadapi potensi El Nino pada 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebagai lokus utama percepatan tanam padi dengan target 111 ribu hektare. Program ini menjadi bagian dari strategi menjaga produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau ekstrem yang diperkirakan menekan sektor pertanian.

Pencanangan gerakan tanam dipusatkan di Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Selasa (19/5/2026).

“Gerakan percepatan tanam ini menjadi langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino sekaligus upaya menjaga produksi pangan Sumatera Selatan tetap tinggi,” kata Gubernur, Herman Deru.

Deru menilai target tersebut masih realistis dicapai meski potensi kemarau panjang mengancam. Menurut dia, curah hujan di sejumlah wilayah Sumsel masih cukup tinggi sehingga percepatan tanam dapat terus dilakukan secara masif.

Sementara itu, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyebut luas baku sawah di Sumatera Selatan mencapai sekitar 519 ribu hektare. Sekitar 73 persen di antaranya merupakan lahan rawa lebak dan pasang surut yang masih berpotensi besar mendukung peningkatan produksi pangan.

“Gerakan tanam padi masih sangat memungkinkan karena luas baku sawah di Sumatera Selatan mencapai sekitar 519 ribu hektare. Sebanyak 73 persen merupakan lahan rawa lebak dan pasang surut,” ujarnya.

Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengatakan pihaknya optimistis target percepatan tanam dapat tercapai apabila sarana dan prasarana pertanian terpenuhi. Dukungan tersebut mencakup penyediaan benih, pupuk, serta alat dan mesin pertanian untuk kegiatan prapanen maupun pascapanen.

Menurut dia, hal itu juga diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200 bahkan IP 300.

“Kami optimistis target tersebut dapat dicapai apabila dukungan sarana produksi pertanian tersedia dengan baik. Dukungan itu juga diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200 bahkan IP 300,” kata Muchendi.

Ia menjelaskan, luas baku sawah di Kabupaten OKI mencapai 105.436 hektare, dengan sekitar 30 persen di antaranya merupakan lahan rawa lebak yang selama ini belum tergarap optimal akibat genangan air dengan kedalaman dua hingga empat meter.

Menurut dia, kondisi kemarau akibat El Nino justru dapat membuka peluang perluasan areal tanam di kawasan tersebut.

Melalui gerakan percepatan tanam ini, Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan produksi pangan di Sumatera Selatan.

Hadapi El Nino, OKI Jadi Lokus Utama Percepatan Tanam Padi Sumsel, Target 111 Ribu Hektare Read More »

PKK Mitra Strategis Pembangunan Berbasis Keluarga

PKK Mitra Strategis Pembangunan Berbasis Keluarga

OKI — PKK telah menjadi mitra pemerintah yang mampu menjangkau masyarakat secara langsung hingga ke tingkat desa. Dalam konteks itu, peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dinilai semakin penting sebagai bagian dari pembangunan daerah berbasis keluarga dan masyarakat.
.
Melalui pendekatan partisipatif, gerakan PKK dinilai telah berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari penguatan ketahanan keluarga, peningkatan layanan kesehatan dasar, hingga pemberdayaan ekonomi rumah tangga di tingkat akar rumput.
.
Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja TP PKK Provinsi Sumatera Selatan ke Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (12/5), dalam rangka monitoring pelaksanaan program PKK sekaligus penguatan sinergi pembangunan keluarga di daerah.
.
Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, mengatakan PKK memiliki posisi strategis karena hadir paling dekat dengan masyarakat dan menjadi perpanjangan tangan berbagai program pemerintah di tingkat keluarga.
.
Menurut dia, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kuatnya ketahanan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.
.
“PKK hadir paling dekat dengan masyarakat. Karena itu keberadaan kader menjadi penting dalam memastikan program-program pembangunan keluarga benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya,” ujar Feby.
.
Ia menambahkan, hasil Rakernas X PKK 2025 menjadi pedoman kerja organisasi hingga lima tahun ke depan, dengan penekanan pada penguatan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
.
Di Kabupaten OKI, peran PKK dinilai semakin krusial mengingat tantangan geografis wilayah yang luas. Ketua TP PKK OKI, Hj. Ike Muchendi, mengatakan kondisi tersebut membuat kader PKK tidak hanya berperan dalam pembinaan keluarga, tetapi juga menjadi penghubung layanan sosial bagi masyarakat di wilayah terpencil.
.
“Wilayah kami luas dan tidak semua desa mudah dijangkau. Namun kami berupaya agar program PKK tetap hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
.
Menurut dia, TP PKK OKI selama ini menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan keluarga melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kader di tingkat kecamatan hingga desa.
.
Program tersebut meliputi bantuan rumah tidak layak huni melalui Rumah Layak Untukmu, bantuan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, pemberian makanan bergizi, hingga pendampingan pasien bibir sumbing dan kelainan mata untuk memperoleh layanan medis lanjutan.
.
Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menilai PKK memiliki peran penting dalam memastikan program pemerintah dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga.
.
Menurut dia, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa penguatan keluarga sebagai fondasi utama.
.
“Program pemerintah daerah harus sampai pada skala terkecil, yakni keluarga. Dalam konteks ini, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,” ujar Muchendi.
.
Ia menilai PKK merupakan gerakan sosial yang tumbuh dari bawah dengan orientasi utama pada pemberdayaan keluarga sebagai unit paling strategis dalam pembangunan.
.
Dalam kunjungan tersebut, TP PKK Sumsel juga meninjau Sekretariat TP PKK OKI, kebun PKK OKI, meresmikan Rumah Dilan dan Dekranasda OKI, serta mengunjungi sentra kerajinan purun di Kecamatan Pedamaran sebagai bagian dari penguatan ekonomi keluarga dan UMKM lokal.

PKK Mitra Strategis Pembangunan Berbasis Keluarga Read More »

Galeri Dekranasda OKI, Ruang Baru Menikmati Wastra dan Kriya Lokal

Galeri Dekranasda OKI, Ruang Baru Menikmati Wastra dan Kriya Lokal

OKI—Deretan kain songket dengan warna-warna hangat tergantung rapi di dalam ruangan. Anyaman purun khas Pedamaran tampil dalam bentuk tas modern, wadah dekoratif, hingga perlengkapan rumah tangga bernilai seni. Di sudut lain, gerabah khas Kayuagung dipajang sebagai hiasan elegan dengan sentuhan tradisional yang tetap terasa kuat.
.
Suasana itu kini dapat ditemui di Galeri Dekranasda dan Warung PKK Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang resmi diluncurkan Ketua TP PKK Sumatera Selatan sekaligus Ketua Dekranasda Sumsel, Hj. Feby Deru, di Jalan Merdeka, Kayuagung, Selasa (12/5).
.
Hadirnya galeri tersebut menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan wastra dan kriya khas OKI dalam tampilan yang lebih modern, tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.
.
Ketua Dekranasda OKI, Ike Muchendi, mengatakan galeri ini dihadirkan sebagai wadah representatif bagi para perajin dan pelaku UMKM untuk menampilkan karya terbaik mereka. Mulai dari produk fesyen, kriya kreatif, hingga kuliner khas daerah.
.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Melalui galeri ini, kami ingin memberi ruang agar para perajin bisa terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih luas,” ujar Ike.
.
Ia menilai keberadaan galeri tidak sekadar menjadi tempat memajang produk, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya melalui karya-karya kreatif masyarakat.
.
Di dalam galeri, pengunjung dapat menemukan beragam produk unggulan khas OKI. Ada Batik Biduk Kajang Sehaluan dengan motif yang terinspirasi dari budaya sungai masyarakat setempat. Ada pula kain songket Bidak Cukit yang dikreasikan menjadi gaun dan produk fesyen modern.
.
Produk olahan purun khas Pedamaran juga menjadi salah satu daya tarik utama. Di tangan para perajin, tanaman rawa itu berubah menjadi tas, sandal, dompet, hingga dekorasi rumah dengan tampilan yang lebih kekinian.
.
Tidak hanya itu, gerabah khas Kayuagung tampil lebih artistik sebagai elemen dekorasi bernilai tinggi. Sementara kriya kayu berbentuk perahu kajang menghadirkan sentuhan budaya pesisir dan sungai yang lekat dengan kehidupan masyarakat OKI.
.
Produk-produk tersebut tidak hanya menawarkan fungsi, tetapi juga membawa cerita tentang budaya dan kehidupan masyarakat lokal. Karena itu, galeri ini diharapkan dapat menjadi tujuan bagi wisatawan maupun tamu dari luar daerah yang ingin membawa pulang cendera mata bernuansa khas OKI.
.
Keindahan hasil karya para perajin itu turut menarik perhatian Feby Deru. Ia tampak beberapa kali berhenti untuk mengamati detail anyaman dan produk fesyen yang dipamerkan.
.
“Semua produknya sangat menarik dan rapi. Ini membuktikan kreativitas masyarakat OKI luar biasa,” ujar Feby.
.
Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan para pengerajin yang turut dihadirkan. Eeby Deru ingin mengetahui proses produksi hingga tantangan yang mereka hadapi sehari-hari.
.
“Dalam sehari bisa menghasilkan berapa anyaman, Bu? Hasilnya bagus-bagus sekali,” katanya sambil memberi semangat kepada para perajin.
.
Menurut Feby, produk UMKM lokal memiliki peluang besar untuk berkembang jika diiringi peningkatan desain, kualitas, dan akses pasar.
.
“Tugas kami membantu dari hulu hingga hilir. Desain harus semakin menarik, kualitas dijaga, dan pasar diperluas,” ujarnya.
.
Bupati OKI H. Muchendi menilai kehadiran Galeri Dekranasda menjadi langkah penting untuk mendekatkan produk UMKM dengan masyarakat. Dengan lokasi yang lebih representatif dan mudah dijangkau, masyarakat dapat mengenal produk lokal dalam suasana yang lebih akrab dan santai.
.
“Galeri ini bukan hanya tempat memamerkan produk, tetapi juga ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Kita ingin produk lokal OKI semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Muchendi.
.
Keberadaan galeri Dekranasda OKI di ruang publik juga memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati kekayaan kriya dan wastra OKI tanpa harus menunggu pameran atau agenda khusus.
.
Galeri ini diharapkan menjadi jendela kecil yang memperkenalkan wajah budaya OKI melalui karya-karya kreatif masyarakatnya hangat, dekat, dan penuh cerita lokal.

Galeri Dekranasda OKI, Ruang Baru Menikmati Wastra dan Kriya Lokal Read More »

Scroll to Top